5 Feb 2018

Kisah Nyata Anak Yang Diculik Genderuwo

Cerita MisteriKisah Nyata Anak Yang Diculik Genderuwo | Jaman dahulu dijogja masih belum dialiri listrik,sehingga kegelapan abadi masih menyertai kehidupan penduduk disana.Suatu sore menjelang maghrib,seorang anak sedang menangis dengan pipi bengkak,bukan karena habis dihajar orang tuanya ataupun hapis mencium aspal,karena jaman itu belum ada aspal disana.Anak itu menderita sakit gigi yang sangat hingga membuatnya menangis kencang diruang makan.Ibu anak itu pun jengkel dan pergi,bukan pergi minggat atau jadi TKW,tapi ibu anak itu pergi keruang tamu.

Ditengah kesendirian,sang anak menatap pintu lemari tempat biasa menyimpan makanan.Dibukanya perlahan pintu itu,dan betapa girang anak itu menemukan setandan pisang raja,disebut pisang raja bukan karena memiliki mahkota atau jubah ataupun pedang legendaris,tapi besarnya 2 bahkan 3 kali pisang biasa.

Kisah Nyata Anak Yang Diculik Genderuwo

“Bu..gedang iki tak maem yo? (Bu..pisang ini kumakan ya?)” seakan lupa pada sakit giginya,anak itu pun tersenyum penuh hasrat terpendam.
“iyo,panganen ae!! (iya,makan aja)” suara ibunya menyahut dari ruang tamu.
Dengan lahap dimakan satu buah,dan..

Ibu anak itu datang menengok anaknya yang sudah tidak menangis lagi,tapi yang ditemui justru sang anak tidak ada ditempat.Ibu tersebut kaget dan segera berlari keluar rumah
dan berteriak minta tolong.Kebetulan saat itu ada bapak-bapak tetangga yang sedang lewat yang kebetulan seorang yang ngerti,mendengar penuturan sang ibu,bapak tersebut menyimpulkan bahwa anak itu dibawa gendruwo.
“wis ojo bingung,siapake wajan,sutil,aku tak nang warga (jangan bingung,siapkan wajan,spatula,saya akan mengumpulkan warga)” bapak itu segera bergegas.
Seusai isya,bapak anak itu dan beberapa bapak-bapak lain (bukan berarti ibu itu punya banyak suami,tapi tetangga) menabuh peralatan dapur.

“BLEK!! BLEK!! TING!! TING!! BLEK!! BLEK!! TING!!” suara tabuhan yang membuat penulis merinding sendiri ini,ditabuhkan dihutan pada malam hari.Lalu anak itu tiba-tiba jatuh dari bawah pohon dan alhamdullillah beres,setelah diberi minuman doa,anak itu sadar.
Beberapa tahun kemudian,ada anak kecil nakal menangis diluar rumah dikala matahari telah menyingsing,ibu anak itu masuk untuk mengambil sesuatu dan saat kembali…anak itu hilang..
Ibu anak itu menayakan pada keluarga yang ditemuinya,
tapi hasilnya nihil hingga nenek anak itu berkata “oh arek iku digondol setan (oh anak itu diculik setan)” .

Segera seluruh orang dewasa menyiapkan alat dapur untuk ditabuh dan segera berangkat.Semua tempat angker telah didatangi,hanya tampak sosok bergoyang-goyang disuatu pohon besar.
“oh wewe gombel kuwi (oh wewe gombelitu)” salah satu kerabat menunjuk sosok yang asyik berjoget itu,namun anak itu tetap tak ditemukan.
“BALEKNO PONAKANKU!!!KUTOWO OMAHMU TAK RUSAK!!!( kembalikan keponakanku atau rumahmu kuhancurkan) kakak ibu itu mengancam sambil mengangkat golok yang sudah dibawahnya sejak tadi.

Tiba-tiba kakak dari ibu itu melihat sepasang sandal didekat rumpun bambu,lalu dari sela bambu diintip ada anak kecil melepar batu seperti orang naik haji,sambil asyik berhitung,anak itu.
Segera ditebang bambu tersebut,karena anak itu terjebak ditengah bambu yang berputar yang mustahil bisa dimasuki.
Setelah itu semua pulang dan anak itu dibersihkan dan didoakan.

Baca Juga: Angkernya Bangunan Bekas Markas PKI
Share This
Previous Post
Next Post

Cerita misteri atau cerita horror menjadi sesuatu yang menegangkan untuk dibaca. Namun banyak orang yang penasaran akan hal mistis yang berhubungan dengan dunia gaib. Dan disini www.duamisteri.com menyajikan cerita misteri indonesia yang seru untuk anda ikuti

0 komentar: