Jun 2, 2020

Kisah Nyata! Asep Datang Kedalam Mimpi, Yang di Kubur Bukan Aku

Cerita ini saya dapat dari teman kerja saya yang berasal dari daerah Kabupaten Bandung. Demi kenyamanan semua pihak, detail tempat dan tokoh saya samarkan. Dalam cerita ini saya menambahkan beberapa improvisasi agar pembaca dapat memahami alurnya. Selamat membaca.
Kisah Nyata! Asep Datang Kedalam Mimpi, Yang di Kubur Bukan Aku

Hari itu sekitar pukul 4 sore, Ibu Saodah, wanita berusia kurang lebih 35 tahun sedang mempersiapkan makan malam di dapurnya. Saat Ibu Saodah sibuk memasak, anaknya, Asep yang saat itu duduk di kelas 4 SD meminta ijin untuk bermain bersama teman-temannya.

Sepulang sekolah memang Asep biasa bermain bola ataupun permainan lainnya dengan anak-anak tetangga di lapangan kosong di pinggiran desa.

Desa tempat Asep tinggal bukanlah desa besar, hanya desa kecil dengan beberapa rumah panggung dan rumah beton semi bilik anyaman khas pedesaan. Saat itu belum ada gadget sehingga anak-anak memang terbiasa bermain di luar rumah.

Menjelang magrib, biasanya Asep sudah pulang lalu mandi dan pergi ke mushola di desa untuk mengaji. Tapi hari itu adzan magrib telah berkumandang dan langit mulai menggelarkan temaramnya sedangkan Asep belum juga pulang.

Setelah selesai memunaikan sholat magrib, Bu Saodah akhirnya inisiatif menyusul Asep ke lapangan yang ditempuh sekitar 5 menit dengan berjalan kaki dari rumahnya.

Terkadang, ada hari dimana anak-anak bermain sampai lewat magrib dan baru akan pulang setelah diomeli oleh orang tua mereka. Maklumlah, kalau lagi seru-serunya bermain bisa sampai lupa waktu.

Tiba di lapangan Bu Saodah tidak mendapati seorangpun di sana. Kemana perginya Asep, batinnya. Dengan rasa khawatir, ia pun bergegas pergi ke mushola.

Alunan sholawat terdengar saat Bu Saodah mendekati mushola, dicarinya Asep diantara anak-anak sebayanya yang sedang mengaji. Tapi Asep tak ada di sana.

Pak Ustad Sofyan yang menyadari kehadiran Bu Saodah mendekatinya dan bertanya.


“Cari siapa Bu?” tanya Pak Ustad.


“Asep datang ke musola tidak Pak?” tanya Bu Saodah dengan suara yang bergetar. 

“Tidak Buk, dari tadi Asep tidak kesini.” jawab Pak Ustad.

Pak Ustadpun membantu Bu Saodah menanyakan Asep pada murid-muridnya namun, hari ini tidak ada seorangpun yang bertemu Asep sepulang sekolah. Bu Saodah pun mulai panik, lalu kemudian ditenangkan oleh Pak Ustad yang akhirnya mengantarkan Bu Saodah menuju rumah pa RT.

Anak-anak yang sedang mengaji dititipkan pada Ridwan, salah satu murid yang sudah remaja.

Bu Saodah hanya tinggal berdua saja dengan Asep, anak semata wayangnya. Suaminya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Setibanya di rumah Pak RT mereka dipersilahkan masuk dan menjelaskan kejadian yang terjadi. Pak RT lalu menceritakan bahwa Asep sempat datang ke rumahnya untuk meminta ijin mengambil beberapa buah mangga di halamannya.

Di halaman rumah Pak RT memang terdapat satu pohon mangga yang besar dan buahnya selalu ranum. Menurut penuturan Pak RT, Asep datang bersama dua orang anak sebayanya sekitar pukul setengah 5 sore.

Pak RT belum pernah melihat kedua anak yang datang bersama Asep tersebut, sehingga Pak RT menyimpulkan mungkin dua anak tersebut datang dari desa sebelah atau mungkin saudara Asep.

Namun, ada yang aneh dari kedua anak tersebut, kulitnya nampak lebih putih dan pucat dengan lingkaran hitam yang samar-samar disekitar mata.

Setelah Pak RT mengijinkan anak-anak tersebut mengambil mangga di halamannya, ia masuk ke dalam rumah dan meninggalkan anak-anak memanjat pohon. Dari situ Pak RT tidak melihat lagi Asep.

Bu Saodah nampak sangat pucat dan syok mendengarnya. Ia merasakan ada hawa dingin di tengkuknya yang membuat bulu kuduknya merinding. Ia meminta bantuan Pak RT untuk mencari anaknya yang hilang.

Pak RT pun segera memberi tahu beberapa warga untuk mencari Asep bersama-sama. Bapa-bapa mulai ramai berkumpul didepan pos ronda yang berdekatan dengan rumah Pak RT.

Mereka membawa senter dan kentongan musola dan pos ronda kemudian berpencar memanggil-manggil nama Asep menyisir desa dan semak-semak sekitar desa sambil membunyikan kentongan.

Bu Saodah diperintahkan Pak RT menunggu di rumahnya ditemani dengan Bu RT. Malam semakin larut, Bu Saodah bertambah kalut, tangannya begitu dingin, sesekali iya mengusap air matanya yang mengalir begitu saja.

Ia tak henti-hentinya berdoa pada Yang Maha Kuasa agar anaknya bisa kembali dengan selamat.

Sekitar pukul 1 dini hari, Pak RT dan warga akhirnya memutuskan untuk pulang setelah tidak berhasil menemukan Asep. Bu Saodah yang menangis sesegukkan ditenangkan oleh Bu RT.

Pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Bu Saodahpun pulang kerumah dalam keadaan pasrah. Malamnya, tentu saja Bu Saodah tidak bisa tidur sama sekali. Dibenaknya hanya terbayang wajah Asep.

Pagi pun datang, beberapa orang membantu Pa RT untuk mencari Asep, tapi warga yang datang tidak sebanyak tadi malam, karena sisanya harus pergi untuk bekerja.

Salah satu warga mengusulkan pada Pa RT untuk mendatangi Mbah Anom yang merupakan orang pintar dari desa sebelah untuk membantu proses pencarian. Pak RT pun pergi dengan salah satu warga ke rumah Mbah Anom.

Di depan rumah Mbah Anom tampak sedang duduk di kursi bambu yang berada di teras sambil meminum kopi hitam dengan cangkir besi loreng khas cangkir tempo dulu.

Pak RT pun dipersilahkan masuk dan mulai menceritakan tentang kejadian hilangnya Asep. Mbah Anom tampak memejamkan mata sambil sesekali mengerutkan kening.

Ia pun berkata, bahwa Asep berada di tempat yang gelap, sempit dan lembab, kemudian ia menanyakan apakah ada sumur kering yang sudah tidak terpakai di sekitar desa.

Pak RT pun menjawab bahwa memang ada sumur yang sudah tidak terpakai dan terletak di sebelah utara desa dekat dengan semak-semak. Setelah mendapat informasi itu Pak RT langsung melesatkan motornya dan memberi tahu warga untuk mencari di sumur tersebut.

Betapa mengejutkannya warga ketika memang ada Asep di dalam sumur tersebut sedang meringkuk di dasar sumur. Wargapun turun untuk mengangkat tubuh Asep.

Tubuhnya pucat dan sangat dingin, tidak ada aliran darah yang mengalir sama sekali.

Bu Saodah yang mengetahui hal tersebut langsung menerobos kerumuman warga dan terpaku menatap anaknya yang telah tiada. Ia pun menangis dengan histeris sambil memeluk Asep. Warga yang menyaksikan kejadian itu menatap iba Bu Saodah.

Siangnya warga membantu Bu Saodah mengurus jenazah Asep dan memakamkannya.

Acara pemakaman berjalan dengan lancar disusul dengan acara tahlilan pada malam harinya. Setelah warga pulang, di rumah hanya tersisa Bu Saodah dan beberapa kerabat yang menginap.

Bu Saodah terlihat sangat terpukul atas kehilangan anaknya, berkali-kali ia jatuh pingsan dan menangis sambil menyebutkan nama anaknya.

Malam semakin larut, Bu Saodah mencoba mengikhlaskan kepergian anaknya walau berat. Ia pun berusaha untuk tidur setelah malam sebelumnya bergadang dan kelelahan. Tak butuh waktu lama untuk Bu Saodah tertidur pulas.

Dalam mimpinya, ia di datangi oleh anaknya yang datang menghampiri dengan baju kaos dan celana persis seperti yang terakhir dikenakannya.

Asep berkata,
 

“Ibu…..”

“Aku takut…” dengan suara yang gemetar ketakutan.

Di mimpinya, Bu Saodah tak bisa berkata apa-apa, ia hanya menyaksikan Asep saja, tanpa bisa memeluknya yang sedang ketakutan.

“Ibu…aku di sini.”

“Yang dikubur itu bukan aku bu…”

“Tolong…” lanjutnya.

Bu Saodah lalu tercekat, terbangun dari tidurnya dengan peluh yang membasahi seluruh tubuhnya. Jantungnya berdegup sangat kencang. Tangisnya berderai lagi. Ia beristigfar berkali-kali mengingat kejadian yang baru dimimpikannya.

Diliriknya jam di dinding kamarnya, jam sudah menunjukan waktu subuh, ia pun menenangkan diri sejenak dan pergi mengambil air wudhu.

Paginya, Bu Saodah menceritakan mimpinya semalam. Kerabat yang mendengakan Bu Saodah menyuruhnya untuk bersabar. Bu Saodahpun berpikiran mungkin dirinya masih terpukul sehingga bermimpi didatangi oleh anaknya.

Hari kedua dan ketiga, masih dengan mimpi yang sama. Anaknya berkali-kali mendatanginya di dalam mimpi dengan ekspresi ketakutan dan berkata, “Bu, yang dikubur itu bukan aku…”

Merasa mimpinya merupakan suatu firasat, Bu Saodah menyampaikan pada Pak RT dan memintanya untuk membantu menggali kembali makam anaknya.

Alih-alih membantu Bu Saodah untuk menggali makam anaknya, Pak RT lebih memilih untuk meyakinkan Bu Saodah kalau mimpi yang berulang itu dikarenakan Bu Saodah belum bisa mengikhlaskan kepergian anaknya.

Hari keempat, kelima, keenam, berkali-kali Bu Saodah memimpikan hal yang sama dan mendesak Pak RT untuk membantunya, berkali-kali pula Pak RT menolaknya dan meyakinkan bahwa itu hanya mimpi.

Hari ketujuh, Bu Saodah merasa tidak sanggup lagi melihat anaknya yang ketakutan di dalam mimpi. Mimpi yang sama tujuh hari terakhir ini hampir membuatnya menjadi gila. Tanpa lelah, iapun kembali meminta bantuan pada Pak RT.

Pak RT pun akhirnya luluh dan menuruti Bu Saodah untuk membantu menggali makam anaknya.

Sejujurnya, selain karena iba dan tidak tega melihat Bu Saodah yang semakin hari makin terpuruk dengan kesedihannya, di dalam batin Pak RT ia pun penasaran dengan apa yang akan terjadi bila makam itu digali.

Siang itu, Bu Saodah, dua orang kerabatnya, Pak RT dan Bu RT, serta dua orang penggali kubur datang ke makam Asep. Makamnya tampak masih baru dengan taburan bunga yang sudah mengering di atasnya.

Setelah dipersilahkan oleh Bu Saodah, dua orang penggali kuburpun mulai menggali.

Bu Saodah berusaha setegar mungkin menahan air matanya. Dalam hatinya ia tidak menyangka bahwa makam anaknya akan digali kembali.

Beberapa menit menggali, kain kafan Asep mulai terlihat, kedua penggali pun memperlambat penggaliannya, tidak ingin merusak kain kafan Asep.

Setelah selesai menggali, kedua penggali tersebut merasa heran melihat bentukan kain kafan yang membungkus Asep.

Tapi mereka tidak berkomentar apa-apa dan mulai mengeluarkan jenazah Asep yang dibantu oleh Pak RT serta dua orang kerabat Bu Saodah.

Jenazah diletakkan di samping lubang kubur yang terbuka, Bu Saodah menahan sesegukan tangisnya dengan kedua tangan yang menutupi mulutnya.

Semua yang ada disitu merasa heran dengan bentukan kain kafan Asep yang lurus dan sangat kaku.

Pak RT dan salah satu kerabat Bu Saodah mulai membersihkan bagian muka jenazah Asep yang tertutupi oleh tanah.

Merekapun terheran-heran dan dengan cepat membuka tali pengikat dan kafan yang membalut jenazah Asep.

Betapa terkejutnya semua orang yang berada di sana melihat apa yang ada di dalam kain kafan bukan jenazah Asep, melainkan batang pohon pisang yang dipotong setinggi tubuh Asep.

Bu Saodah langsung lemas dan pingsan seketika. Kejadian ini pun dengan cepat tersebar keseluruh penjuru desa bahkan sampai ke desa-desa lain.

Hingga saat ini, tidak ada yang tahu pasti dimana keberadaan Asep.

Ada yang bilang Asep diculik makhluk ghaib, ada yang bilang juga Asep dijadikan tumbal pesugihan.

Entahlah, yang pasti, Asep sudah tidak pernah datang lagi ke dalam mimpi Bu Saodah. sumber https://ceritasetan.com/nyata/ibu-yang-dikubur-itu-bukan-aku/

May 31, 2020

Merinding Cerita Misteri Taxi Berhantu

Cerita Misteri Indonesia - Kisah misteri yang amat menegangkan ini dialami oleh Andi. Akibat beberapa kali mengalami kejadian yang menyeramkan,tak pelak,Andi jadi nekat pindah pekerjaan guna mendapatkan taksi yang benar-benar ideal. Tak sanggup rasanya dia harus selalu berhadapan dengan pelbagai peristiwa aneh yang membuat bulu roma nya selalu meremang.
Merinding Cerita Misteri Taxi Berhantu
Awalnya,Andi memilih pekerjaan jadi sopir taksi karena perusahaannya yang terdahulu bangkrut. Setelah kesana kemari ditambah dengan sulitnya mencari pekerjaan, akhirnya dia pun bertekad untuk mencoba menjadi sopir taksi. Kebetulan menurut Pemimpin Pool yang di datanginya,ada sebuah taksi yang nganggur dan bahkan telah lama tidak beroperasi.
“Tidak ada yang berani mengoperasikannya,” kata si Pemimpin Pool.
“Memangnya kenapa dengan taksi itu Pak ?” Tanya Andi.
“Tak tahulah ! Tapi,katanya mobil itu berhantu,”jelas si Pemimpin Pool.

Meski terdengar aneh,tetapi Andi mengacuhkan hal itu. Sedikitpun tidak terlintas dalam benaknya untuk bertanya lebih jauh. Nyatanya,tak ada yang aneh barang sedikit pun setelah seminggu Andi mengoperasikan taksi itu. Inilah yang membuat kenapa Andi langsung jatuh cinta pada pekerjaan barunya.

Pada minggu kedua,barulah Andi menangkap gelagat yang tidak beres dengan taksi yang di kemudikannya.
Pasalnya,dia mulai sering mengalami berbagai peristiwa aneh,terutama jika dia beroperasi di malam hari.
Menurutnya, mula pertama keanehan itu terjadi pada malam Minggu saat Andi menunggu penumpang di sebelah pusat perbelanjaan Sumatra Selatan. Entah kenapa,walau malam Minggu dan tanggal masih tergolong muda,kala itu tak ada seorang calon penumpang pun yang menghampiri taksinya. Karena terlalu lama menunggu,akhirnya tanpa terasa Andi pun tertidur. Belum sempat bermimpi,dia dikejutkan dengan satu ketukan di kaca jendela. Andi terjaga. Di luar dia melihat sepasang lelaki dan wanita muda. Mereka minta di antarkan ke kawasan Perumnas.

Merasa ketiban pulung,Andi langsung tancap gas. Namun,ketika dia bertanya guna meminta kepastian tempat yang akan dituju,Andi pun jadi panik. Betapa tidak !
Ketika dia menoleh ke belakang,kedua penumpangnya telah hilang entah kemana.
Syarif tak hilang akal,dia langsung berbakik arah kembali ke pusat perbelanjaan guna memberitahukan peristiwa aneh yang baru di alaminya kepada teman-temannya yang ada.

“Siapa suruh langsung jalan. Padahal nggak ada seorang pun yang naik ke taksimu,” ujar salah seorang temannya.
“Kau mimpi kali ?”ujar temannya yang lain.
Andi hanya tergugu. Dia benar-benar tak mampu menerangkan peristiwa yang baru saja menimpannya.

Peristiwa itu tampaknya bukan yang terakhir. Tiga hari kemudian,ketika dia sedang berputar-putar mencari penumpang,kembali ada seorang wanita melambaikan tangganya di tepi jalan Jendral Sudirman.

Hari baru saja merangkak malam,jarum arloji yang melingkar di pergelangan tangan kanannya menunjukkan pukul 20.15 WIB.

“Bang, tolong antar saya ke Veteran !” Demikian suara merdu terlontar dari mulut wanita cantik yang membuka pintu dan sekaligus duduk di jok belakang taksinya.

Andi mengangguk. Aroma parfum yang lembut membuat Andi penasaran ingin melihat wanita yang duduk di belakangnya melalui spion yang ada di kabinnya. Mula pertama dia melihat darah Andi langsung tersirap. Pasalnya,dia tak melihat seorang pun yang ada di belakangnya.

Setelah mengerjapkan matanya beberapa kali,akhirnya Andi melihat ada wajah ayu sedang duduk dengan senyum yang anggun di jok belakang taksinya. “Ah,mungkin mata ini sudah mulai rabun,”bisik hatinya.

Selanjutnya, setelah berhasil menguasai diri Andi pun sudah tidak terpengaruh lagi dengan suasana hatinya. Ketika sudah mendekat dengan kawasan yang bakal dituju,dia bertanya guna memastikan dimana taksinya harus berhenti. “Veterannya sebelah mana,Non ?” Tak ada jawaban. Ketika dia menoleh ke belakang,darah Andi pun berdesir kencang. Tak ada seorang pun yang duduk di jok belakang mobilnya. Tubuh Andi langsung lemas. Ternyata,untuk kedua kalinya dia mendapatkan penumpang makhluk halus. Dan dengan perasaan tak menentu ,Andi pun mengemudikan taksinya tanpa tujuan.

Waktu terus bergulir, beberapa minggu kemudian,peristiwa aneh pun kembali menimpa Andi. Ketika sedang berkeliling mencari penumpang di kawasan Jenderal Sudirman, mendadak cuping hidungnya mencium aroma wewangian yang begitu menusuk. Anehnya,walau kaca sudah di buka, tetapi bau itu seolah tak mau hilang.

Merasa ada yang aneh,dan sering meremang nya bulu kuduk,Andi pun langsung membaca Ayat Kursi sebanyak-banyaknya. Dan tak lama kemudian,bau itu lenyap seperti tertiup angin.

Ketika tiba di Internasional Plaza,dia pun menceritakan apa yang baru saja dialaminya kepada teman-temannya yang sejak tadi sudah mangkal di situ. Bahkan,dengan runut Andi menceritakan segala peristiwa yang di alaminya sejak dia membawa taksi itu.

Malam itu,baru lah Andi mendapatkan jawaban dari apa yang selama ini di alaminya. Menurut salah seorang rekannya,taksi yang selama ini di kemudikan Andi ternyata pernah mengalami kecelakaan yang dahsyat. Bahkan,pengemudi dan sepasang muda-mudi penumpangnya tewas di tempat kejadian dan dalam keadaan yang sangat mengenaskan.

Sejak diperbaiki dan beroperasi seperti semula,semua sopir yang membawa kendaraan itu selalu mengalami peristiwa yang aneh dan mendebarkan. Tepatnya semuanya mengalami peristiwa yang sama dengan Andi. Bahkan, mereka meyakini bahwa arwah sepasang muda-mudi yang tewas di dalam taksi saat kecelakaan kini menghuni kendaraan itu. Agaknya,itulah yang membuat kenapa kendaraan itu praktis tidak pernah beroperasi lagi.

Cerita itu sudah barang tentu membuat bulu kuduk Andi meremang. Dia bertekad untuk segera mengembalikan taksi itu ke Poolnya.

Selepaa mendengar cerita dari temannya,malam itu juga Andi berniat kembali ke Pool untuk mengembalikan taksi. Setelah berdoa,dia pun mengemudikan kendaraan untuk kembali ke Pool.
Baru beberapa meter berjalan,seorang lelaki paruh baya melambaikan tangannya.
Andi langsung berhenti. Sambil membuka pintu,lelaki itu pun berkata,”Bang,Plaju !”

Entah mengapa, Andi mengiyakan saja. Namun dalam perjalanan dia kembali curiga. Sesekali matanya melirik spion di kabin guna memastikan keadaan penumpang yang duduk di belakangnya.
Karena risau dengan cerita yang baru di dengarny,maka dengan hati-hati sambil hatinya tak putus-putus membaca Ayat Kursi,Andi pun melajukan taksinya ke Arah Jendral Sudirman,Menjelang Jembatan Ampera,hati Andi langsung tercekat sehingga dia pun mengerem taksinya dengan mendadak. Betapa sial, penumpang lelaki paruh baya yang duduk di belakang berteriak-teriak tanpa sebab,”Tolong…tolong…ada yang mencekik saya !”

Dari spion kabin Andi dapat melihat dengan jelas betapa ada sesosok makhluk berwajah mengerikan sedang mencekik leher penumpangnya. Dengan serta meta,Andi langsung mengerem,lalu meneriakkan;Allohu Akbar … Allahu Akbar…Allohu Akbar!”

Selang beberapa saat,lelaki paruh baya itu sudah tenang kembali. Andi langsung memapah penumpangnya ke luar dan memintanya untuk pindah ke taksi lain yang kebetulan banyak melintas di ruas jalan itu. Seolah mafhum,lelaki itu pun membayar sambil mengucapkan terima kasih. Andi menolak. Dia merasa tak layak menerimanya.

Malam itu, setelah hatinya mulai tenang,Andi pun memacu kendaraannya ke Pool. Dia berniat akan menceritakan segala peristiwa yang dialaminya kepada Pemimpin Pool,dan meminta kebijaksanaan untuk mendapatkan taksi lain yang tidak dihuni oleh makhluk halus. sumber ceritasetan.com

Apr 8, 2020

Cerita Misteri dan Cerita Sejarah Gedung Sate Bandung

Cerita Misteri Indonesia - Cerita Misteri dan Cerita Sejarah Gedung Sate Bandung - Gedung Sate merupakan gedung monumen tempat pusat pemerintahan Provinsi Jawabarat. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda gedung sate bandung ini memiliki nama lama dengan sebutan Gouvernements Bedrijven.

Gedung Sate Bandung Tempat Bersejarah Sekaligus Tempat Penuh Misteri
source foto instagram.com/dudisugandi

Gedung sate memiliki ciri khas berupa ornamen tusuk sate pada menara bangunnya sehingga berubah nama dari Gouvernements Bedrijven menjadi gedung sate " dalam bahasa sunda baku gedung sate = gedong sate". Johanna Catherina adalah putra sulung dari gubenur Bandung pada masa itu yang meletakan batu pertama dalam pembangunan gedung sate yang diselanggarakan pada tahun 1920 m.

Ir. J.Gerber adalah arsistektur yang tak lepas dari desain tema pembangunan gedung sate yang di bantu oleh masukan dari Dr.Hendrik Petrus Berlage selaku arsistek Belanda yang menyarankan agar tema gedung sate juga memiliki tema nusantara. Para arsistektur masa itu, memuji bangunan gedung sate adalah monumental yang sangat mempesona nan indah, serta di prediksi bangunan kokoh ini akah bediri sampai masa mendatang.

Dikutip dari wikipedia, gedung sate bandung memiliki luas lahan 27.990,859 m² dengan luas bangunan 10.877,734 m².

Sejarah lain menceritakan menara gedung sate ini adalah ornamen yang dengan lambang 6 tusuk sate. 6 tusuk sate ini melabangkan gedung putih pada zamannya ini menghabiskan 6 juta gulden seperti yang di kutip oleh ayobandung.com rabu 19 juli 2017 dengan Judul Menghitung Biaya Pembangunan Gedung Sate dengan Mesin Waktu.

Cerita Misteri Gedung Sate Bandung

Tak lepas dari sejarah tentang luas bangunan, arsistektur, biaya, dan cerita lainnya tentang bangunan megah kota bandung ini. Gedung sate juga menjadi tempat wisata bersejarah yang menyimpan banyak misteri atau cerita horor yang melekat di masyarakat.

Pada perang sengit dalam mempertahankan kota bandung ada 7 pemuda meninggal akibat serangan pasukan Gurkha yang ingin merebut kekuasan. Dan jenazah ke 7 pemudah tersebut dimakamkan dihalaman gedung sate dengan simbol tugu yang tebuat dari batu alam. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 3 Desember 1945, dan pada tahun 1952 jenazah para pahlawan muda tersebut di pindahkan ke pemakaman umum pahlawan di kawasan cikutra. Namun cerita yang beredar dari masa ke masa, tentang adanya jenazah yang tertinggal di bekas pemakaman tersebut dan menjadi tempat angker. Para penjaga gedung sate sudah banyak mengalami bahwa ada mahkluk lain disekitar tersebut dan sering terjadinya penampakan mahkluk astral.

Gedung Sate Bandung Tempat Bersejarah Sekaligus Tempat Penuh Misteri
source foto tribunwiki.com

Kabar yang belum pasti juga datang tentang bangunan megah ini, yaitu tentang adanya "LORONG RAHASIA GEDUNG SATE" meski di bantah oleh pihak pemerintah setempat bahwa tak ada lorong rahasia bawah tanah di gedung sate ini. Namun warga tak begitu percaya karena sudah tersebarnya berita tentang lorong rahasia dari mulut ke mulut. Bahkan ada yang mengejutkan ada penuturan bahwa lorong itu benar-benar ada, dan lorong rahasia tersebut adalah jalan menuju ke gedung pakuan (rumah dinah gubenur jawabawat). Terkabar lagi cerita bahwa tempat ini sudah di tutup secara permanen, lorong tersebut terbilang angker karena carita yang menyebar bahwa lorong tersebut juga bekas para tahanan yang mati sampe membusuk di lorong tersebut.

Dibagian belakang gedung sate juga tak lepas dari cerita misterinya yaitu tentang adanya penampakan kuntilanak berbaju merah, hantu neng siti, kerajaan jin, pohon besar angker, hantu wajah rata dan masih banyak cerita lainnya yang beredar dari masa ke masa tentang misteri yang ada di seputaran gedung sate.

Untuk cerita misteri lengkapnya tentang gedung akan saya bahas pada artikel selanjutnya. Dan untuk artikel yang saya buat kali ini cukup sampai disini. Semoga artikel ini memberikan pengetahuan luas bagi kalian yang membacanya, jika menurut kalian artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan ke berbagai sasial media kalian. Terima kasih

Sumber

Apr 5, 2020

Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka

Cerita Misteri Indonesia - Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka - Kali ini adalah artikel yang bersumber dari pengalaman penulis sendiri beberapa minggu lalu yaitu sekitar 21/09/19 menjelang pukul 19.00 bagian Ponorogo, kisah ini dialami dan memberi pencerahan tentang bagaimana hantu membuat orang celaka saat berkendara.

Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka
Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka
Kejadian tersebut terjadi saat penulis habis mencari makan malam dengan menaiki motor yang baru saja turun plat nomernya dari dealer, karena kebetulan penulis juga suka touring maka ketika memakai motor matic kecil semacam fino dan mio ataupun vario tentu bikin pegel seluruh badan.

Akhirnya sih dijual itu fino dan diganti dengan lexy S, walau 125cc namun sudah pakai VVA dan jok lebar, jadi keinget NMAX yang dulu penulis jual hwehehehe, malah ngomongin motor, kebiasaan touring ini membuat penulis seringkali mengalami kejadian mistis namun jarang tertuang dalam tulisan atau video karena tidak punya action cam… ngarep ada yang kirim.

Hingga terjadilah kejadian beberapa minggu kemaren dan penulis merasa harus menuliskanya dalam website ini, karena pengalaman tersebut mungkin berguna bagi para pengendara motor ataupun mobil saat melewati jalan angker dan diganggu hantu.

Lokasi Tempat Muncul Hantu

Setelah penulis selesai makan malam disebuah tempat makan yang lumayan jauh dari rumah, maka menjelang pukul 19.00 setempat memutuskan untuk kembali kerumah, medan yang dilalui penulis juga jalur yang biasa dilewati menuju rumah sehari hari karena memang jalan desa yang nyaman dilalui.

Saat pagi hari akan terlihat indah penuh dengan pohon dan jalan yang menurun, namun menjelang malam jalan tersebut menjadi lengang dan gelap serta menanjak walau tidak begitu jauh ya, kira kira hanya sekitar 1-2km saja perjalanan dari batas kota menuju rumah penulis.

Ditengah tengah perjalanan maka penulis selalu melewati sebuah areal pemakaman kuno, dimana disitu juga terbaring bupati pertama Ponorogo yang megah dan selalu banyak peziarah yang tirakat atau nenepi disana, biasanya tidak ada apa apa namun kali ini ada keanehan yang muncul saat berkendara.

Kira kira kurang dari 15meter sebelum melewati pekuburan secara samar perlahan jelas melihat ada sosok bayang bayang manusia berdiri dibahu jalan sebelam kanan, sedang penulis melaju disebelah kiri maka kami berseberangan, dengan jarak segitu dan kecepatan hanya 40-50km maka terlihat jelas meski terbaur dengan bayang bayang pohon.

Nyaris Dibuat celaka hantu

Semakin dekat terlihat sosok tersebut mulai bergoyang dan seolah olah akan menyeberang, yah sosoknya sih memang setinggi manusia pada umumnya membuat tidak ada perasaan curiga apapaun, hingga setelah jarak kira kira kurang dari 3 meter lah saat penulis sudah memelankan laju hingga 30km, tiba tiba saja sosok tersebut berlari menyeberang kearah penulis.

Dengan jarak sedekat itu maka jelas tidak bisa menghindari tabrakan, perasaan penulis sudah campur aduk “wahduh nabrak orang nih, ribet dah urusan” hingga benar saja, dari penglihatan sudut mata sosok tersebut sudah berada disamping motor dan sekejap lagi pasti bakal nubruk atau ketubruk ni, dua duanya bikin runyam dan masalah sampe hukum nih pikirku.

Namun tidak sampai nubruk, penulis melihat sebuah kenyataan dari kejadian yang sangat ganjil dengan keadaan sadar dan berada dijalan raya, sosok yang menyeberang ini bukanlah manusia ternyata, saat hampir bersentuhan karena tabrakan terlihat sangat jelas sosok tersebut bukanlah manusia.

Tubuhnya hanya berupa bayang bayang atau semacam asap hitam dengan taring dan mata yang merah berpendar ditempat yang seharusnya adalah kepala, sosok tersebut tidak bisa dihindari dan tetap harus tabrakan apalagi setelah penulis menyadari itu bukan manusia.
“ya tabrak aja sekalian, toh nggak ada hukum yang dilanggar”
Benar saja akhirnya sosok tersebut menubruk kendaraan sedangkan penulis berpikir tabrak aja sekalian, klop dah ya, kejadian yang seram muncul ketika kami mengalami saling tubruk dengan kecepatan motor sekitar 30km, lumayan keras juga kalau jatuh dalam benak terbesit rasa sakitnya.

Lepas Dari Ancaman Maut – Nyaris Dibuat Celaka Hantu

Sesaat sosok tersebut sudah berada didepanku seolah olah tubuhnya hanya semacam asap yang menembus badan fisik dan motor, sesaat aku masih tertegun dan heran bagaimana bisa ada kejadian dan mahluk semacam ini, kayak difilm film saja namun ini dilamai secara nyata.

Penglihatan mata tiba tiba seperti tertutup kelambu hitam dan membuat pandangan ke jalan raya menjadi samar samar dan gelap, nafas seolah olah terhentu dan tidak bisa menyadari kondisi sekitar secara utuh, disitulah penulis membaca doa pendek pada Tuhan serta memakai ilmu supranatural untuk melawan dan menyelamatkan diri dari situasi genting.

Benar saja pandangan menjadi lebih gelap dan tidak bisa melihat apa apa, waktu berjalan seolah olah lebih lambat hingga tiba tiba penulis tersadar dan bisa dengan tenang lagi melihat dari belakang ada kendaraan yang melaju sangat kentjang tepat berada disamping sebelah kanan seolah olah tidak melihat penulis.

Mungkin saja jika tidak segera sadar maka akan ketabrak motor tersebut dengan sangat keras, beruntung masih dalam lindungan Tuhan, akhirnya memutuskan menepi disamping pintu masuk pemakaman dan melihat kebelakang jika saja mahluk tersebut masih ada kan enak bisa tak lempar pake batu, ternyata tidak ada siapapun lagi hanya bayang bayang pohon yang menari nari terkena sinar lampu jalan.

Akhirnya memutuskan segera kembali menuju rumah lagi, keburu ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan pengalaman tersebut sangat menginspirasi, ya menginspirasi karena melihat bagaimana proses hantu usil yang sering membuat orang celaka saat berkendara, kebetulan juga dilokasi tersbeut tak jarang ada orang kecelakaan tunggal.

Kesimpulan

Maka inilah pokok pokok penting yang bisa penulis bagikan kepada para pembaca sekalian, bahwa saat berkendara sebelum dan sesudah sampai tujuan wajibkanlah berdoa memohon perlindungan agar selamat dimanapun berada kepada Tuhan sesuai keyakinan anda masing masing.

Hantu pembuat celaka pada jarak tertentu sudah akan muncul dan membuat kita ragu untuk melaju atau mengerem, namun saat sudah dekat ia akan tiba tiba menubruk atau memasang posisi tepat ditempat yang sulit kita hindari saat lengah.

Maka ketika sudah melihat dari jauh, injaklah rem perlahan dan usahakan agar bisa menghindarinya, namun jika sudah yakin itu hantu ya tabrak saja karena pasti tidak ada konsekuensi apapaun, tapi demi kebaikan hindari saja sebisa mungkin jangan terpancing emosi atau rasa takut.

Jangan berkendara menjelang pukul 18.00 ataupun 19.00 saat kondisi jalanan lengang dan kondisi badan dan pikiran kurang stabil, karena itu sangat menguntungkan mahluk gaib negatif untuk menganggu dan mudah mendampakkan dirinya sewaktu waktu.

Saat sudah melihat sosok yang disinyalir hantu ada baiknya mengambil jalan tepi/kiri agar bisa berhenti pelan pelan saat mengalami hal yang sama dengan penulis, yaitu penglihatan ditutup dan tidak bisa menyadari kondisi sekitar dengan baik.

Diharapkan berada dalam lajur kiri bisa lebih aman karena bisa berhenti dengan resiko ditabrak dari belakang lebih kecil daripada berhenti atau oleng ditengah jalan, jadi itulah kesimpulan kesimpulan yang bisa penulis berikan dan semoga bisa menjadi rambu rambu saat pembaca mengalami atau sebagai pengetahuan saja.

Sekian artikel ini ditulis sesuai dengan pengalaman sendiri yang dialami, juga perlu digaris bawahi bahwa hantu usil yang menganggu penulis tadi bukanlah dari keangkeran makamnya akan tetapi memang hantu liar yang selalu membuat celaka orang yang melewatinya, jika ada salah kata atau kekurangan mohon maaf dan silahkan berkomentar ataupun bertanya apda kolom komentar. sumber : mataketiga.com (pengalaman penulis blog mataketiga.com)

Apr 3, 2020

Cerita Misteri dan Mitos Rumah Kentang Bandung

Cerita Misteri Indonesia - Cerita Misteri dan Mitos Rumah Kentang Bandung - Cerita misteri atau cerita tentang tempat angker memang selalu membuat penasaran untuk disimak. Banyak orang dari berbagai kalangan menyukai berbagai cerita mitos ataupun fakta tentang hal-hal yang berbau dengan dunis mistis.
Cerita Misteri dan Mitos Rumah Kentang Bandung
Cerita Misteri dan Mitos Rumah Kentang Bandung
Kota Bandung, kota yang memiliki berbagai julukan dari segi tempat wisata dan kulinernya. Tak lepas juga dari tempat angkernya yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Bukan satu atau dua tempat saja, kota bandung juga banyak menyimpan cerita-cerita mistis dan tempat angker yang menjadi urban legend.

Seperti salah satunya tempat angker di bandung yang sering menjadi buah bibir orang-orang adalah rumah kentang. Tempat angker yang menyimpan cerita, fakta, dan mitos membuat penasaran para sebagian orang untuk mengikuti dan mengetahui kebenaran tentang cerita rumah kentang bandung.

Banyak versi tentang cerita rumah kentang bandung, sebagian menyebutkan cerita ini adalah tragedi bayi yang jatuh ke kuali besar penggorengan kentang hingga meninggal. Versi lain mengatakan tentang anak laki-laki yang di masukan ke rebusan kentang sampai meninggal oleh pembantunya. Ada juga cerita yang mengatakan rumah ini tidak pernah kosong dan rumah ini dalah rumah bekas penghuni seorang dosen.

Fakta dan Mitos Tentang Rumah Kentang Bandung

Sebagian warga bandung ada yang menuturkan tentang kejanggalan yang terjadi di seputaran rumah kentang. Diantaranya:

  • Rumah tersebut ada dari sejak jaman belanda
  • Tak pernah ada renovasi pada rumah kentang tersebut
  • Sempat ditawarkan untuk dijual namun tidak ada yang minat
  • Rumah tersebut angket karena tidak berpenghuni sekian lama
  • Halaman rumah kentang tersebut seperti berbau mistis

Tak lepas dari fakta yang masih terus dicari kebernarannya, Rumah kentang bandung juga banyak berita beredar yang dianggap mitos oleh sebagian warga bandung dan sekitarnya.

  • Cerita tentang bayi yang jatuh ke kuali penggorengan kentang adalah mitos
  • Aroma bau kentang adalah kabar burung (penuturan warga yang tinggal di daerah rumah kentang bandung)
  • Terjadinya beberapa versi cerita, kerana awalnya hanya sebagai cerita saja

Percaya atau tidak tentang cerita rumah kentang bandung semua kembali kepada diri kalian masing-masing. Disini saya hanya berbagai cerita dari kutipa beberapa sumber yang pernah saya baca dan pernah saya dengar dari beberapa orang.

Pengalaman Pribadi Saya

 Pernah suatu malam, tepatnya di malam jumat kami berlima (saya dan 4 teman lainnya) hendak mencoba ke lewat rumah kentang bandung tepat pada malam hari lewat dari jam 00.00 wib. Dari kami berlima hanya ada 1 orang saja yang tahu jalan yang harus dilewati dan tahu lokasi tepatnya. Hinga kami putuskan untuk berangkat kesana, dan diputuskan teman saya yang tahu jalannya untuk menyetir mobil. Di pertengahan jalan yang gelap tiba-tiba teman saya yang menjadi supir minta gantian untuk menyetir dengan alasan pegel. Akhirnya teman saya yang duduk di belakang sebagai supirnya dan keluar dari pintu belakang untuk masuk ke pintu depan. Dan teman saya yang awalnya menyetir hanya pindah kebelakang lewat dalam saja, tanpa keluar mobil. Setelah selesai bertukaran posisi, kami malanjutkan perjalanan menuju rumah kentang bandung. Tapi teman saya yang tahu jalan dan lokasi bilang kita gak usah jadi kesana, muncul bertanyaan dari kami " kenapa gak jadi kesana" ? Kemudian dia jawab, ngapain lagi kesana, kan kalian sudah tau, pas tadi kita tukeran posisi supir "itu tempat dihalaman" rumah kentang bandung. Sontak kami kaget semua dan tiba-tiba merinding. (pantesan dia tuker posisi gak mau turun keluar)

Kesimpulan: Kita hanya kaget ketika mendenger cerita bahwa kita tukeran posisi dihalaman rumah kentang, tetapi ketika kami disana tidak merasakan hal yang aneh. Dikarenakan kita tidak tahu, jadi pikiran kami tidak membanyangkan hal-hal yang aneh.

Demikian sedikit cerita, fakta, dan mitos, serta pengalaman pribadi. Semoga tulisan jelek ini memeberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi kalian yang memang hobi akan cerita misteri terutama tentang tempat angker di bandung yang tak selalu memberikan cerita menarik serta merinding.

Mar 23, 2020

Beberapa Tempat Angker di Bandung Yang Horor Setiap Saat

Cerita Misteri Indonesia - Beberapa Tempat Angker di Bandung Yang Horor Setiap Saat Jalan -jalan di kota bandung, kalian akan mendapatkan berbagai pengalaman yang menarik. Mulai dari tempat wisata yang indah tiada banding, tempat kuliner yang tak ada habis nya, dan juga tempat-tempat angkernya yang bikin jantung terasa copot kerena seramnya.

5 Tempat Angker di Bandung Yang Seramnya Melegenda

Dari sekian banyak saya menulis artikel berbagai tempat menarik di bandung, pada artikel kali ini saya akan menuliskan sedikit ringkasan tempat angker di bandung yang melegenda dari masa ke masa, dan ceritanya terus melekat di kehidupan masyarakat.


ad970

Bukan satu atau dua tempat saja yang menjadi tempat angker di bandung, banyak tempat angker di bandung yang menyimpan cerita mistik atau teka-teki serta mitos yang mungkin belum terpecahkan hingga kini. Disini saya akan membahasa 5 tempat angker di bandung yang tak pernah ada habis ceritanya karena selalu menjadi perbincangan berbagai kalangan.

1. Gua Belanda dan Gua Jepang

Gua belanda dan gua jepang menjadi salah satu tempat sejarah yang menyimpan cerita misteri di kota bandung. Gua ini berlokasi di daerah dago atas,  dan gua angker ini menjadi tempat angker di bandung yang tak lepas dari perbincangan.

Gua Belanda dan Gua Jepang

Ada pantangan yang jangan di sebut ketika masuk ke gua belanda atau jepang, yaitu jangan mengucap kata "LADA" lada dalam bahasa sunda adalah pedas, namun kata lada disini tidak ada hubungannya dengan rasa pedas. Dan jika para pengunjung melanggar nekat menyebut kata lada, maka siap-siaplah karena akan mengalami berbagai kejadian yang mistis. Menurut beberapa sumber gua ini di bangun kurang lebih pada tahun 1940-an dan menjadi gudang senjata tentara penjajahan. Selain misteri dari kata lada, gua ini juga beredar cerita misteri mulai dari sering adanya penampakan hantu tentara tanpa kepala, suara kereta yang sedang beroperasi, suara langkah yang mengikuti, dan banyak kejadian janggal lainnya.

2. Jalan Babakan Siliwangi

Tempat misteri berikutnya yang seram dan populer ceritanya adalah hantu boneka jalan babakan siliwangi bandung. Jalan babakan siliwangi memang mencekam dan bikin seram terutama setelah lewat jam 00.00 wib, tempat ini akan makin sepi di lalu kendaraan pada jam tersebut sehingga keangkeran dan bau mistis tempat ini begitu kental.

Jalan Babakan Siliwangi

Cerita yang beredar luas di masyarakat bandung tentang jalan babakan siliwangi yaitu hantu bonekanya yang bergelantungan di pohon hingga sekarang. Konon dulu atas satu keluarga yang mau makan siang daerah babakan siliwangi, kemuadian ketika si anak yang membawa boneka hendak menyebrang jalan, si anak tertabrak oleh mobil yang sedang melaju kencang hingga terlemper kepinggir dan bonekanya terlempat keatas pohon. Nah banyak cerita, jika pada malem hari ketika kita melewati jalan itu suka tiba-tiba ada anak nyebrang di depan kita atau kadang-kadang mkendaraan kita mogok dikegelapan tempat tersebut tepat dekat pohon tersebut.

3. SMAN 5 Bandung

SMAN 5 Bandung merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang terbilang sekolah favorit warga bandung. Bangunan yang besar dan megah terlihat seperti sekolah elite pada umumnya. Tapi siapa sangka sekolah ini menyimpan cerita misteri yang sangat menyeramkan dan bikin merinding.

SMAN 5 Bandung

Berita yang sering menjadi perbincangan masyarakat luas adalah jendela yang disalah satu lantai tersebut tidak bisa ditutup. Walau sudah mengalami beberapa kali renovasi, jendela tersebut tetap terbuka meski sudah di tutup berung kali. Cerita misteri yang tersimpan di sma 5 bandung adalah tentang hantu belanda bernama nancy yang bunuh diri lewat jendela tersebut. Ada beberapa versi cerita, bahwa kematian tersebut karena nancy sedang melamun hinga terjatuh, ada juga yang mengatakan nancy bunuh diri karena frustasi mejadi korban pemerkosaan.

Cerita ini sempat diangkat ke layar lebar yang digarap oleh Deni Pusung dengan judul "HANTU NANCY" pada tahun 2015. FIlm ini mendapatkan rating terbaik dalam dunai film horror indonesia.

4. Rumah Kentang

Rumah yang berlokasi di kecamatan sumur bandung ini menjadi salah satu tempat angker di bandung yang menjadi urban legend. Rumah misterius yang disebut rumah kentang ini menjadi cerita rakyat yang menceritakan tentang anak laki-laki belanda yang jatuh dari pangkuan ibunya dan masuk kedalam rebusan kentang.

Rumah Kentang

Dari situ makin banyak yang menyebutkan jika lewat rumah kentang pada malam hari, maka kalian akan mencium aroma bau kentang yang sangat tajam dari rumah terserbut. Cerita rumah kentang bandung juga, diangkat kedalam sebuah film yang di bintangi oleh aktris cantik luna maya dan aktor tampan cristian sugiono.

5. Bandung Medical Center

Sebuah rumah sakit pasti selalu ada kisah horornya, apalagi jika tempat tersebut adalah rumah sakit yang sudah lama tak beroperasi. Di bandung sendiri ada sebuah rumah sakit yang terbilang cukup angker dan menjadi salah satu tempat angker paling seram di bandung.

bandung medical center

Sebelumnya rumah sakit Bandung Medical Center yang populer dengan sebutan BMC ini boleh di kunjungi oleh masyarakat. Namun pada tahun 2017-an pengunjung sudah tidak di perbolehkan lagi masuk BMC tersebut karena suatu alasan yang tidak disebutkan dengan jelas. Jika kalian yang pernah masuk ke dalam ruangan tersebut, kalian pastinya pernah melihat suatu ruangan dengan tulisan dilarang masuk. Nah itu adalah bekas kamar mayat yang banyak terjadi penampakan, dan jika kalian berani masuk kesitu maka kalian akan keserupan secara langsung, bikin serammmm.

Demikianlah dari sekian banyak tempat angker di bandung, dan akan saya tulis tempat angker lainnya di kota bandung pada kesempatan lain. Jika kalian penasaran, kalian bisa berkunjung ke salah satu tempat tersebut dan buktikan sendiri keseramanya.

Jan 23, 2020

Kisah Nyata Hantu Wanita Memesan Baso

Cerita Misteri Indonesia -  Cerita mengenai hantu wanita beli bakso ini diangkat dari kisah nyata kejadian yang dialami sendiri oleh warga yang bernama mang Supeno. Mamang ini adalah salah seorang pedagang bakso keliling di daerah Jakarta Timur.
Kisah Nyata Hantu Wanita Memesan Baso
Kisah Nyata Hantu Wanita Memesan Baso
Kisah ini memang cukup mengasyikkan, terlepas dari percaya atau tidak, makhlus halus yang suka iseng memang ada dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Peristiwa ini terjadi pas malam Jumat Kliwon saat mang Supeno sedang berkeliling di salah satu perkampungan untuk menjajakan bakso. Malam itu tidak seperti biasanya, jalanan di perkampungan tempat saya biasa menjajakan bakso terasa sepi. Sampai jam 9 malam baru 10 mangkok bakso yang saya jual.

“Sepi banget malam ini” kata saya dalam hati sambil berjalan mendorong gerobak dan memukul-mukul kentongan untuk memberi tanda ke warga sekitar bahwa ada tukang bakso yang sedang lewat.

ad970

Saat tiba di sebuah simpang pertigaan saya sempat bimbang, mau belok ke kiri apa ke kanan. Dua-duanya terlihat sepi. Akhirnya saya putuskan ambil jalur kanan. Baru melewati dua rumah, ada seorang wanita bergaun putih keluar dari pagar rumah memanggil saya.

“Bang, baksonya satu ya”. kata wanita tersebut.

“Ok” jawab saya dan saya lihat wanita itu kembali masuk pagar.

Saya pun langsung menyiapkan satu porsi bakso yang dipesan.

Setelah selesai menyiapkan satu mangkok bakso pesanan wanita itu, sayapun mengantarnya ke rumah tempat wanita itu. Sampai di depan pagar saya sempat heran kok pintu pagarnya ditutup ya, malah pake dikait lagi.

Padahal perasaan ibu tadi tidak terdengar membuka atau menutup pagar, kata saya dalam hati. Namun kutepis keanehan tersebut, saya lalu buka pagar itu. Walaupun diselot tapi tidak dikunci. Saya langung masuk kemudian menuju pintu rumah yang tertutup.

Sesampai di depan pintu, perlahan saya ketok pintunya.

“Tok tok tok, permisi, ini baksonya buk” kata saya kepada orang di dalam yang saya yakini adalah wanita penghuni rumah ini.

Karena tidak kunjung ada jawaban dari dalam rumah, saya ketok kembali pintunya “tok tok tok, permisi, ini baksonya buk” kata saya sembari agak keras.

Akhirnya terdengar langkah kaki dari dalam rumah dan pintu pun dibuka perlahan. Yang membuka adalah seorang wanita muda dan bertanya “ada apa mas?”

“Ini mbak, tadi ada ibu-ibu di rumah ini pesan bakso sama saya” jawabku kepada wanita muda itu.

“Di rumah ini tidak ada ibu-ibu mas, saya di sini cuma tinggal bertiga dengan suami dan anak saya mas” kata wanita muda itu.

“Ya tadi sih masuk ke sini mbak” kata saya.

Makhluk Halus Penghuni Rumah Yang Suka Iseng
Tiba-tiba seorang lelaki muda yang tentunya suami wanita muda ini keluar dari dalam rumah dan bertanya “ada apa sih malam-malam kok ribut-ribut?”

“Abang tukang bakso ini mengantarkan bakso, katanya ada ibu-ibu di rumah ini pesan bakso mas. Padahal kan di rumah ini cuma kita bertiga” jawab wanita muda itu.

“Gitu aja kok ribut, ya sudah sini baksonya, biar saya yang makan, tapi bikinkan satu lagi ya buat istri saya” kata lelaki muda itu.

Sayapun bergegas menyerahkan semangkok bakso kepadanya dan bergegas menyiapkan semangkok lagi.

Setelah selesai menyiapkan, saya antar bakso kembali ke rumah tersebut.

“Ini mbak baksonya” kata saya sambil menyerahkan semangkok bakso kepada wanita itu.

“Duduk sini dulu mas” kata lelaki muda itu sambil mempersilakan saya duduk di kursi yang ada di teras rumah itu.

“Ya mas, makasih” kata saya. Dia makan di teras, sementara istrinya masuk membawa bakso, tak lama kemudian istrinya menyerahkan mangkok yang sudah kosong kepada saya, mungkin langsung dipindah ke mangkoknya sendiri.

“Emang bener tadi ada ibu-ibu pesan bakso?? jangan-jangan kamu cuma ngarang aja biar baksomu laku” kata lelaki itu berkelekar sambil tersenyum kepada saya.

“Untuk apa saya bohong mas, saya kan tiap hari jualan di sini. Memang benar kok tadi ada ibu-ibu yang pesan” jawab saya.

“Ciri-cirinya bagaimana?” tanya lelaki muda itu. ya ibu-ibu tidak terlalu tua sih, pakai baju panjang warna putih, rambutnya agak panjang, jawab saya.
lalu dari mana asalnya dan kemana? tanya lelaki muda itu lagi.

“Tadi keluar dari sini dan masuk lagi ke rumah ini mas, tapi yang saya heran, kok saya tidak mendengar dia membuka pintu dan menutup pintu pagar, padahal waktu saya masuk, pagarnya ditutup dan diselotin, waktu saya buka selotnya, bunyinya cukup keras mas” jawab saya.

“Oh gitu toh, kata orang-orang di sekitar sini memang sering terjadi seperti yang mas alami, memang dia kadang-kadang muncul dan suka iseng, tapi saya sampai hari ini belum pernah bertemu sama dia” kata lelaki muda itu.

“Maksudnya mas?” tanya saya lagi.

Lelaki muda itu menjawab “kata orang-orang di sekitar sini, dia itu makhluk halus yang tinggal di rumah ini, itu sih kata orang, kami sendiri yang tinggal di sini belum pernah bertemu.”

Langsung merinding bulu kuduk saya mendengar penjelasan lelaki itu, seketika ada rasa takut menjalar di tubuh saya. Rupanya ekspresi ketakutan saya terlihat oleh lelaki muda itu.

“ya gak usah takut mas, biasa saja. Ini uangnya” kata lelaki itu sambil menyodorkan uang sepuluh ribu rupiah kepada saya.

“Baik mas, makasih ya mas, permisi mas” kata saya sambil bergegas cabut meninggalkan rumah itu.

Setelah selesai saya letakkan mangkok di dalam gerobak, dengan penuh rasa ketakutan, sayapun langsung lari sambil mendorong gerobak menjauhi daerah tersebut. source: misteriku.com
Baca Juga: Kisah Nyata Mahasiswa Nikah Dengan Siluman

Dec 6, 2019

The Conjuring 3 Akan Tayang Pada Tahun 2020

Cerita Misteri Indonesia - The Conjuring menjadi waralaba film horor yang begitu sukses belakangan ini. Dari kesuksesan itu, bukan hanya film utama yang dihadirkan Warner Bros sukses di pasaran. Berbagai spin off dari semesta Conjuring pun hadir seperti Annabelle dan The Nun yang menceritakan hantu Valak.
The Conjuring 3 Akan Tayang Pada Tahun 2020
The Conjuring 3 Akan Tayang Pada Tahun 2020
James Wan adalah salah satu orang di balik kesuksesan The Conjuring. Sutradara muda ini berhasil menyajikan cerita horor yang membuat bulu kuduk berdiri. Setelah sukses dengan The Conjuring 1 dan 2, The Conjuring 3 bakal hadir tanpa campur tangan James Wan.

Michael Chaves menjadi sutradara The Conjuring 3 menggantikan James Wan. Chaves dipilih langsung oleh Wan karena kiprahnya yang apik ketika menggarap film horor The Curse of La Llorona.

Proses syuting The Conjuring 3 akan dilakukan pada 3 Juni 2019 di Atlanta. Sama seperti dua seri sebelumnya, The Conjuring 3 berdasarkan sebuah kisah nyata. Kali ini, paranormal Ed dan Lorraine Warren akan menghadapi seorang laki-laki yang sedang menjalani persidangan karena membunuh istrinya.

Sang laki-laki tersebut mengaku tidak bersalah. Ia yakin tubuhnya dikendalikan oleh makhluk halus menyerupai binatang buas dan membunuh sang istri. Ketika itu, sang laki-laki tersebut pun kehilangan kendali.

The Conjuring 3 masih akan diperankan oleh Patrick Wilson dan Vera Farmiga. Jika tak ada aral melintang The Conjuring 3 akan tayang pada 2020. Demikian seperti dilansir Movieweb. sumber

Baca Juga: Penampakan Di Syuting Film Annabelle

Nov 11, 2019

Cerita Misteri Santet Kolong Wewe di Karawang

Cerita Misteri Indonesia - Suara benda jatuh mengejutkan kami. Benda itu berasal dari arah belakang, yang sepertinya dari arah dapur. Aku dan Rudi menghampiri sumber suara, Ahmad dan Yogi tidak menghentikan lantunan ayatnya. Benar saja, panci kecil, beberapa sendok makan sudah tergeletak di lantai dan.

“Rumah ini banyak tikus ternyata ya,” Rudi berdecak kesal dan berusaha menjernihkan pikiran nya dengan hal yang lebih logis.
Aku tertawa kecil, “Yakin, ada tikus sebesar balita?” bukan untuk menakut-nakuti Rudi, aku memang melihat ada sekelebat bayangan seperti anak kecil yang melintas dan kabur sesaat kami aku dan Rudi masuk  ke dapur.

“Oh yaudah berarti bukan tikus ya yang jatohin tadi, tapi setan untung aku selow orangnya,” Rudi membalikkan tubuhnya dan berusaha sesantai mungkin, padahal aku tahu percis, keringat di dahi nya sudah sebesar biji jagung.

“Ada apa disini, Giya?” tiba-tiba saja Yogi sudah di belakang kami. “Penampakan anak kecil, hanya bayangan tipis saja, tidak berbahaya.”
“Tapi harus tetap di usir. Ini Giya, tolong percikkan air ini ke sekitar dapur sambil bacakan ayat seperti biasanya. Rudi, bantu aku untuk membatasi sekitaran dapur dengan garam hitam ini,” Yogi memberikan air putih dengan mulut botol semprot berukuran sedang dan aku menjalankan sesuai instruksinya.

Kami semua bekerja sama dengan sangat baik, disini kami meminimalisir gangguan-gangguan ghaib yang hadir sekecil apapun itu, di ruangan tengah suara lantang Ahmad yang sedang mengaji dapat menenangkan kami semua.

“Semakin malam, mahluk apapun akan banyak hadir di sini untuk mengganggu prosesnya. Dan kalau kita beruntung, wewe gombel yang dimaksud oleh Pak Buana juga akan menampakkan dirinya. Persiapkan dirinya, terutama Giya, kalau lelah atau merasa pusing tolong kasih tau aku,” Yogi menjelaskan dengan telapak tangan yang menghitam karena garam – yang katanya, garam itu didapatkan dari Guru Besar Ahmad dan Yogi di pesantren, berfungsi untuk mengusir energi jahat.
“Yog, aku laper. Masak mie dulu gimana? Ngusir setan kayaknya gak baik kalo perut keroncongan. Kita terakhir makan siang tadi lho pas sampe,” Rudi sekarang menggeratak lemari kecil yang depannya tadi habis ia batasi dengan garam, dan menemukan beberapa bungkus mie instan.

“Ide bagus Rud, aku yang masakin ya. Kalian lanjutin aja dulu,” aku meletakkan botol air tadi di dekat lemari piring. Kemudian mencuci panci kecil yang terjatuh tadi, mengisinya dengan air mentah, dan menyalakan kompor. 
Tepat pukul 11 malam, udara semakin dingin. Tidak ada penerangan apapun lagi kecuali lilin kecil di depan kami masing-masing. Perut yang tadi sudah terisi lumayan memberikan kami sedikit energi lebih untuk melanjutkan ritual pengusiran.

Kali ini kami berempat sudah terpencar, kecuali aku dan Rudi. Ahmad dan Yogi sudah melanjutkan pembacaan ayat pengusir jin di masing-masing ruangan; Ahmad masih bertahan di ruang tengah, Yogi di kamar Pak Buana dan istrinya, aku dan Rudi di perbatasan menuju ruangan belakang dekat dengan dapur dan kamar mandi. 

Kami semua diserang oleh keheningan, tidak ada yang bersuara dan terdengar kecuali lantunan ayat khusus pengusiran jin.
Aku memang tidak hafal dengan ayat-ayat yang dibaca oleh mereka, begitu juga dengan Rudi, tapi aku salut dengan kegigihannya yang berusaha berkonsentrasi meskipun dengan rasa takut yang terasa jelas dan terus berkomat-kamit membaca buku catatan kecilnya sambil membaca ayat tersebut berulang-ulang. Aku memejamkan mata, dan mengerjapkannya berkali-kali. sumber

Baca Juga: Sasakala Gunung Geulis Sumedang Jawa Barat