Jul 11, 2020

Sinopsis Kajeng Kliwon Cerita Mistik Bali

Cerita Misteri Indonesia • Sinopsis Kajeng Kliwon Cerita Mistik Bali - Film horor Indonesia yang tayang baru-baru ini, Kajeng Kliwon mengangkat cerita dunia mistik Bali. Film itu ditulis oleh Baskoro dan Nicholas Raven dan diperankan oleh Amanda Manopo, Chris Laurent, Atikah Suhamie, Indah Kalalo dan Vincent Andrianto.

Sinopsis Kajeng Kliwon Cerita Mistik Bali
Sinopsis Kajeng Kliwon Cerita Mistik Bali
Kajeng Kliwon berkisah seorang dokter muda asli Bali, Agni (Amanda Monopo) yang akan menikah dengan kekasihnya Nicho (Chris Laurent) yang berprofesi sebagai fotografer di Jakarta. Mereka sering konflik saat mempersiapkan pernikahan, tapi tetap bahagia.

Hingga tiba saatnya malam Kajeng Kliwon, yakni malam di mana makhluk halus hadir ke dunia manusia. Kebahagiaan pasangan itu pun terusik dan terancam oleh kehadiran makhluk halus tersebut. Salah satu makhluk halus yang menggangu mereka ialah Rangda.

Rangda datang mengancam Agni dan Nicho karena Agni mempunyai keturunan keluarga Pengleakan - ini alasan kejadian mistis kerap menghantui hubungan mereka.

Gangguan berawal dari sebuah pembunuhan. Rangda kemudian mengancam Agni dan Nicho. Belum selesai menghadapi ganguan itu, hubungan mereka diuji oleh kehadiran Wijaya (Vincent Andrianto). Yakni pemuda asal Bali yang berusaha mempengaruhi Agni untuk menikahi pemuda asli Bali saja.

Film horor ini sempat membuat para pemainnya was-was akan kejadian aneh. Misal Indah Kalalo sempat parno akan kejadian aneh di lokasi syuting. Bahkan selama syuting, para pemain didampingi oleh Pemangku (orang yang disucikan melalui proses Ekajati/mawiten). Juga executive producer Watin Ciptawan sampai turun ke lokasi untuk ikut mendukung para pemain saat syuting.

Kajeng Kliwon sendiri memiliki arti upacara memberikan korban suci sebagai persembahan kepada Sanghyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Masyarakat Hindu Bali meyakini Kajeng Kliwon sebagai upacara keramat. sumber

Jun 27, 2020

Cerita Jalan Angker Gunung Cilik

Cerita Misteri Indonesia • Cerita Jalan Angker Gunung Cilik - Pasti pernah denger dong "jalan angker" di sekitarmu? Mau di deket rumah, deket sekolah atau kantor, pasti ada aja kisah jalanan yang dianggap angker oleh warga sekitar.

Seperti kisah salah satu akun di Kaskus ini nih bernama Mantabsoull. Lewat akun itu, si pemilik membagikan sebuah kisah horror setahun lalu, tepatnya 12 April 2018 lalu.

Cerita Jalan Angker Guning Cilik

Konon, katanya kisah ini terjadi lama sebelum ibunya menikah. Saat itu, si Ibu masih tinggal di sebuah desa yang tak diberitahu lokasinya.

Namanya desa, pasti ada dong budaya atau adat khas yang masih dilestarikan biar nggak kemakan zaman.

Nah, di desa ibu si pemilik akun ini dulu ada pertunjukan kuda lumping yang masih populer banget.

Dari muda sampe yang tua, mau dari latar belakang apapun, semua kumpul dan nonton pertunjukkan kuda lumping di desa itu.

Ceritanya, Ibu dan adiknya waktu itu jadi salah satu penonton pertunjukan kuda lumping malam itu.

Acara berlangsung meriah, banyak warga yang datang dan terhibur menyaksikannya. Tapi tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat. Hingga akhirnya malam semakin larut.

Sehingga, Ibu dan tantenya itu memutuskan untuk pulang meski pertunjukan masih panjang.

Berbekal sepeda motor lawas, kedua wanita itu melawan dinginnya malam dan kabut yang menutup jalan.

"Mbak, aku tahu jalan yang cepat!" kata si Tante yang menyetir.

"Terserah deh yang penting cepat sampai, daripada di marahin sama Ibu," kata Ibu dengan logat bahasa jawa.

Akhirnya keduanya memutuskan untuk memilih jalan pintas itu.

Di simpangan jalan, Bibi memutuskan ambil jalan pintas yang dianggapnya bakal lebih cepat sampai ke rumah.

Ternyata, jalan yang mereka ambil adalah jalan yang gelap dan penuh semak-semak di sisi kiri dan kanan jalan.

Jalan pintas yang dipilih ternyata membuat Ibunya merinding. Baru masuk jalan ini aja, si Ibu katanya udah menelan ludah sambil melihat pohon di sekelilingnya.

"Lewat sini aman gak?" tanya si Ibu.

"Sudah, bismillah aja, Mbak" jawab Bibi percaya diri.

Nggak lama, baru beberapa meter masuk dari simpang tadi, telinga Ibu berdenging.

Udara dinginnya malam dan sunyinya suasana kala itu makin membuat Ibunya terus memandangi semak di sebelah kiri nya. Seperti ada hal yang mengganjal dari semak-semak itu.

Cerita Jalan Angker Guning Cilik

Kondisi jalan yang kurang bagus dan kabut yanh cukup tebal membuat si Bibi harus mengendarai motor dengan pelan dan hati-hati.

Saat lampu motor menyapu jalanan, tampak sesuatu di depan mereka.

Sebuah benda yang lebih besar daripada kambing tapi lebih kecil dari sapi.

Makin lama keduanya makin mendekat. Tiba-tiba benda itu bergerak saat motor hanya berjarak beberapa meter di depannya.

Ternyata, sosok seorang nenek tua berambut putih dengan mata menyala muncul di hadapan mereka.

Tanpa selembar kain di tubuhnya, sang nenek berjalan merayap seperti seekor laba-laba.

"Lihat!!" teriak Ibu.

Melihatnya, si Bibi langsung meninjak rem dan motor pun berhenti.

"Ada apa toh mbak?!" kata Bibi kesal.

"Tadi ada yang nyebrang" jawab si Ibu.

"Mana Mbak? Aku gak lihat apa-apa" balas Bibi.

Jawaban si adik pun makin membuat Ibunya kebingungan.

"Iya, tadi dia nyebrang masuk ke semak yang di kiri" timpal Ibu.

Merinding mendengar perkataan si kakak, Bibi langsung tancap gas kencang-kencang tanpa peduli kondisi jalan malam itu.

Untungnya keduanya selamat sampai di rumah orang tua mereka.

"Kalian ini kok pulang malam banget?!" kata sang Nenek yang telah menunggu Ibu dan Bibi.

"Hah? Jam berapa toh Buk?" sahut Bibi ke Nenek.

"Lha lihat itu sudah jam 2 malam" jawab Nenek.

"Hah?!!" keduanya pun terkejut.

Ibu pun menceritakan soal jalanan yang mereka tempuh untuk sampai ke rumah malam itu.

"Owalah dasar gila! Ngapain kalian lewat situ? Untung bisa pulang!" kata Nenek.

"Lha kenapa toh Buk?" tanya Ibu.

Ternyata, konon jalan itu dikenal dengan "Gunung Cilik" atau gunung kecil.

Maksudnya, jalan itu adalah jalanan melewati bukit yang kiri nya merupakan turunan atau biasa disebut jurang kecil.

Jelas aja jalur itu jarang dilewati orang, bahkan di hari tertentu nggak boleh ada yang melintas. Ngerinya lagi, ternyata jalan itu sering jadi jalur iring-iringan jenazah!

Iring-iringan itu selalu mucul dari ujung dan menghilang tiba-tiba ketika mendekati simpangan. Hiiii.

Tapi katanya sih, kalau nekat mau lewat sebaiknya bunyikan klakson guna untuk menghentikan nenek-nenek yang mau menyebrang. Kaya apa yang ditemui Ibu dan Bibi nya itu, guys.

Bahkan katanya sering juga ada kecelakaan, baik riingan sampai parah semua pernah kejadian di sana.

Rata-rata, pengguna jalan yang apes itu nggak bisa mengendalikan kendaraannya. Sering juga terdengar suara orang menggumam dengan nada seperti berdoa alias komat-kamit.

Duh, kalau udah denger yang kaya begitu, pengendara katanya harus banget segera keluar jalur itu. Atau nggak, ya nasibnya akan sama seperti pengguna jalan yang sial lainnya. sumber 

Jun 25, 2020

Saya Berbicara Dengan Jin Yang Menyerupai Manusia

Cerita Misteri Indonesia • Dia duduk cukup lama bersama seseorang yang dia pikir adalah temannya, tanpa menyadari bahwa di sebelahnya hanya ada jin menyerupai manusia.

Guru Fisika kami tidak lagi hadir. Kelas ramai, semua sibuk mengobrol keras-keras. Aku mencolek Riana yang duduk di hadapanku agar dia menoleh dan kami berhadapan.

Saya Berbicara Dengan Jin Yang Menyerupai Manusia

Riana terkenal punya segudang cerita seru untuk dibagikan, mulai dari yang lucu hingga yang seram. Aku berkata padanya, “Kemarin kamu bilang, ada cerita mengerikan. Kasih tahu, dong.”

Sedetik saja, dia langsung bersemangat. Kata Riana, kejadian ini menimpa saudara jauhnya yang bernama Budi. Riana bilang, Budi sudah kuliah dan sekarang sedang berada di tahun keduanya.

Peristiwa ini terjadinya baru minggu lalu, saat Budi diundang ke acara perayaan komunitas yang dia ikuti di kampus. Setelah melalui musyawarah panjang, komunitas Budi sepakat mengadakan acara bakar-bakar ikan bersama di rumah salah seorang dari mereka. Tentu saja, acara ini digadang-gadang bakal seru dan menyenangkan—sama sekali tak terpikir akan terjadi hal yang aneh, misalnya hal-hal seperti… jin menyerupai manusia.

Sampai di lokasi, seluruh anggota komunitas mulai berbagi tugas. Ada yang membersihkan ikan, menumis sayuran tambahan, membuat saus kecap, menyiapkan peralatan untuk bakaran, membuat minum, bahkan sekadar duduk-duduk dan bernyanyi untuk menghibur semua orang yang sedang bekerja.

“Budi masuk ke dapur dan membuat minuman untuk 30 orang kawannya,” kata Riana.

Selama Budi di dapur, ia bisa mendengar seluruh temannya berbincang sambil bekerja. Ia bahkan melihat dari balik jendela yang menghadap ke arah taman bahwa seorang temannya, Dino, sedang bermain gitar sambil tertawa-tawa dengan seseorang—tapi sayangnya, Budi tak bisa melihatnya dengan jelas karena tertutup badan Dino yang cukup gempal.

Setelah gelas terakhir diisi sirup jeruk, Budi mulai mengangkut gelas di atas baki dan bermaksud meletakkannya di atas meja di taman—di dekat Dino. Saat pintu taman dibuka, betapa kagetnya Budi ketika tiba-tiba Dino berteriak keras sekali.

Baca juga:  Diganggu Kuntilanak Saat Akan Salat Subuh Berjamaah
“Loooooh!!! Heeeeeh!!!”

Dino menoleh ke sampingnya sekali, lalu kembali melihat Budi. Ia mengulangnya berkali-kali dengan raut muka ketakutan. Gelas di tangan Budi kini masih bergoyang-goyang karena tadi ia pun terkejut mendengar teriakan Dino.

“Apaan sih?!” seru Budi kesal, sambil meletakkan baki penuh gelas ke atas meja. Kali ini, dia berkacak pinggang pada Dino yang sudah pucat pasi.

“Ka-kamu kok di situ??? Kamu kok dateng dari dalem???”

Budi keheranan, “Ya daritadi aku di dapur, bikin minum. Kenapa, sih?”

Dino menelan ludah, “Ta-tadi… Daritadi aku di sini gitaran juga sama kamu.”

Semua orang yang masih bekerja di dalam maupun di sisi lain taman kini mulai berhenti dan mendengarkan.

“Ja-jadi tadi aku mau gitaran biar ada musik. Aku ambil gitar dan duduk di sini, terus ditemenin sama… kamu.”

“Tapi,” sahut Budi, “aku daritadi langsung masuk dapur untuk bikin minum. Sumpah.”

“Aku tadi sama Budi di dapur, kok. Tadi juga aku bantuin buka pintu dapur pas Budi keluar bawa minum,” celetuk Tari, salah seorang teman Budi yang tadi sibuk memotong seledri di dekat pintu dapur.

Dino kian pucat, apalagi setelah Fani—teman mereka yang sedang memasang alat bakaran di taman—berkata pula, “Tapi Dino juga nggak bohong. Tadi aku pun lihat Dino gitaran sama Budi. Tapi aku nggak terlalu merhatiin lagi karena sibuk masang ini.”

“Dan dia bertingkah persis seperti kamu,” tambah Dino yang masih kelihatan shock, “termasuk cara bicara, merespons, sampai bercanda garing yang kelewat absurd itu. Aku nggak tahu kalau dia… kalau dia… cuma jin menyerupai manusia.”

Baca juga:  Penunggu Asrama Mahasiswa yang Tidur di Sebelahmu Diam-Diam
Orang-orang masih diam dan lama-lama suasana terasa sedikit mengerikan. Dino memutuskan untuk membereskan gitarnya dan mulai membantu Fani. Budi masih keheranan kenapa dari 30-an orang yang ada di sana, justru dirinyalah yang dipilih untuk diserupai oleh jin.

Riana mengakhiri ceritanya dengan ekspresi yang seakan-akan berkata “gimana-ngeri-kan”. Aku bergidik, membayangkan betapa takutnya aku kalau ada di posisi Dino.

“Sebentar, aku mau ke kamar mandi,” celetuk Riana. Bercerita rupanya membuatnya ingin menuntaskan hasrat ke toilet. Aku mengangguk dan masih mencerna cerita tadi di kepalaku.

Kenapa, ya, ada jin menyerupai manusia? Apa yang dicari oleh jin itu? Apakah Budi tanpa sengaja mengusik keberadaan jin tadi, sampai-sampai badannya ditiru dan menjadi kisah horor tanpa sengaja?

Riana kembali dari toilet. Wajahnya berseri-seri.

“Tebak, aku baru bertemu siapa?” ujarnya. Aku tidak menjawab, justru memberondongnya dengan pertanyaan, “Memangnya kenapa, sih, ada jin menyerupai manusia? Jangan-jangan Budi memang mengganggu mereka, ya?”

“Whoa, whoa, tunggu dulu, apa maksudmu?” Riana kebingungan. Ekspresinya berubah tak paham.

“Itu, loh, ceritamu yang tadi, soal jin menyerupai manusia yang Budi alami.”

Riana masih mengerjapkan matanya. Lalu katanya, “Aku tidak cerita apa-apa. Aku baru kembali dari toilet daritadi.”

“Kamu kan pamit ke toilet setelah selesai cerita,” kataku tak sabar, “jadi jangan…”

Omonganku terputus mendadak. Aku baru ingat bahwa sebelum aku mencolek Riana, aku sudah dipamiti Riana untuk pergi ke toilet. Aku tidak melihatnya datang kembali ke kelas, tapi tiba-tiba Riana sudah duduk kembali di kursinya.

“Kamu tidak bercerita? Soal Budi?”

Riana menggeleng dan berkata, “Aku bahkan tidak tahu Budi itu siapa. Jangan ngaco. sumber mojok.co

Mendadak, siang itu jam sekolah terasa panjang bagiku. 

Jun 15, 2020

Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Cerita Misteri Indonesia • Cerita seram akhir-akhir ini kembali populer di Indonesia, terutama di media sosial Twitter. Indonesia memang nggak hanya terkenal dengan budayanya saja lho. Banyak cerita populer seram Indonesia yang seru banget buat kita bahas bareng-bareng.

Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Berikut ini adalah 6 cerita horor terpopuler Indonesia yang pernah menjadi viral pada masanya. Kalo kamu orang yang pemberani, cerita horor ini pas banget buat mengisi waktu luangmu di malam Jumat. Hihihi!

1. "Rumah Eyang Jogja" sempat jadi viral di YouTube setelah dibahas oleh Raditya Dika

Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Pada pertengahan 2018 lalu, channel milik Youtuber Raditya Dika sempat menjadi trending topic, karena pembahasan mengenai kisah rumah eyang di Jogja. Pengalaman tersebut adalah pengalaman Radit yang saat itu menginap di rumah milik nenek temannya yang bernama Mister.

Ternyata, rumah yang ditinggali oleh teman semasa kuliahnya itu menyimpan banyak keganjilan. Radit mendengar suara pintu yang diketuk berkali-kali dari arah pintu. Nggak hanya itu, sang teman juga sering melihat lemari yang bergerak sendiri dan penampakan makhluk gaib.

2. Saat ini kisah "KKN di Desa Penari" tengah menjadi perbincangan netizen


Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Inilah 6 Cerita Horor Populer Terseram Indonesia, Berani Baca? | image source : Twitter/ SimpleMan
Cerita hantu KKN yang terjadi di Jawa Timur pada tahun 20o9 memang berhasil membuat banyak orang menjadi merinding dan ketakutan. Kisah ini bercerita tentang sekelompok mahasiswa bernama Bima, Ayu, Widya, Nur, Wahyu dan Anton. Mereka harus menjalani tugas KKN di Desa Penari yang terletak di dalam hutan.

Dalam cerita ini, terdapat sosok jin yang bernama Badarawuhi sang sosok penari. Badarawuhi dipercaya menempel pada sosok Widya dan berhasil mempengaruhi sosok Bima dan Ayu sehingga terjebak pada perbuatan yang tak seharusnya. Kisah ini berakhir dengan tragis karena kejadian meninggalnya sosok Bima dan Ayu beberapa bulan kemudian. Banyak terdapat versi cerita hantu KKN ini di antaranya cerita lengkap KKN Desa Penari Jawa Timur versi Nur yang dicari para netizen.

Sticker hantu terlaris, buat dekorasi anti maenstream mobilmu!

3. Kisah "Bus Hantu Bekasi-Bandung" buat beberapa orang was-was kalo naik bus di malam hari


Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Inilah 6 Cerita Horor Populer Terseram Indonesia, Berani Baca? | image source : Instgram/@hebosto
Beberapa bulan yang lalu, akun Instagram milik Habibi bernama @hebosto menjadi perbincangan publik. Lewat insta-story, ia menceritakan pengalaman mistisnya yang menaiki bus hantu rute Bekasi-Bandung.

Kecurigaan Habibi bermula pada saat dirinya tak kunjung ditagih ongkos naik bus oleh sang kondektur. Ia semakin ketakutan ketika melihat beberapa hal janggal terjadi. Dirinya melihat penumpang lain berwajah pucat dan hanya terdiam serta tidak menanggapi pertanyaan yang sempat ia lontarkan. Belum lagi bus yang ia naiki adalah bus tua yang di dalamnya terdapat kemasan minuman jadul yang sudah tidak diproduksi lagi.

Pada akhirnya, Habibi berhasil turun dari dalam bus tersebut. Sekujur badannya terasa gatal dan sulit hilang selama berhari-hari. Walaupun begitu, ia bersyukur karena berhasil turun dan selamat dari bus menyeramkan itu.

4. Siapa nih yang takut naik kereta gara-gara cerita "Kereta Hantu Manggarai"?


Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Inilah 6 Cerita Horor Populer Terseram Indonesia, Berani Baca? | image source : kabarpenumpang.com
Kisah menyeramkan juga sempat terjadi tepatnya di stasiun Manggarai. Cerita seram di lintasan kereta Manggarai ternyata nggak hanya dialami satu orang saja. Seorang penjaga perlintasan palang pintu melihat kereta 4 gerbong yang tak disertai lampu melintas. Padahal, ia yakin seharusnya saat itu sudah tidak ada lagi jadwal kereta lewat karena jam telah menunjukan pukul 4 pagi.

Selain itu, seorang mahasiswa juga mengakui pernah menaiki kereta pada malam hari di luar jadwal kereta melintas. Pemuda itu mengaku bahwa ia melihat semua penumpang berwajah pucat dan melihat koran terbitan tahun 1950-an yang tak bisa diterima nalar.

5. Cerita "Hantu Mister Gepeng" lekat dengan kisah horor viral masa kecil generasi 90-an


Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Inilah 6 Cerita Horor Populer Terseram Indonesia, Berani Baca? | image source : tribunnews.com
Kisah Mister Gepeng diawali dengan kisah seorang pria yang meninggal karena kecelakaan lift dan membuat badannya menjadi gepeng. Konon katanya Mister Gepeng muncul di toilet wanita seperti toilet sekolah, kampus, bahkan toilet umum.

Banyak Mitos yang beredar tentang cerita ini. Konon Mister Gepeng bisa memberikan kamu banyak uang dengan menelepon 7777777. Nomer tersebut diyakini adalah nomer telepon Mister Gepeng. Wah ada-ada aja ya Jakmallers!

6. Saking populernya, pada tahun 2006 "Hantu Jeruk Purut" diangkat ke film layar lebar


Merinding! 6 Cerita Horor Terseram Populer Indonesia

Inilah 6 Cerita Horor Populer Terseram Indonesia, Berani Baca? | image source : womantalk.com
Siapa nih yang pernah nonton film 'Hantu Jeruk Purut'? Kalo iya, pasti kamu nggak asing lagi dong dengan sosok hantu tanpa kepala yang berkeliaran di sekitar pemakaman pada malam hari.

Ternyata film tersebut terinsiprasi pada cerita hantu nyata. Cerita horor itu dialami oleh para penjaga makam yang mengakui pernah mengalami keganjilan. Salah satu penjaga makam mengakui pernah melihat sosok pastor tanpa kepala berjalan mencari makamnya di tahun 1986.

Itulah 6 kisah cerita seram populer di Indonesia yang sempat menjadi trending topic pada masanya. Sebagian ada yang mempercayai cerita tersebut, tetapi sebagian lagi ada yang menganggap jika itu hanya sekedar imajinasi atau cerita fiksi. Menurutmu mana hantu paling seram dalam kumpulan cerita seram dan menakutkan di atas? sumber :jakmall.com

Jun 7, 2020

Cerita Misteri Wanita Berbaju Hitam di Simpang Dago Bandung

Cerita Misteri Indonesia • Cerita Misteri Wanita Berbaju Hitam di Simpang Dago Bandung - Keindahan alam dan kekayaan budaya di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Bahkan, kolonial Belanda sampai menjuluki ibukota provinsi Jawa Barat ini dengan sebutan Paris van Java atau Paris dari Jawa.

Cerita Misteri Wanita Berbaju Hitam di Simpang Dago Bandung
Cerita Misteri Wanita Berbaju Hitam di Simpang Dago Bandung

Meski demikian, Kota Bandung tetap tak terlepas dari kisah mistis. Salah satu mitos yang mengerikan berada di daerah Simpang Dago. Sebenarnya jalanan tersebut terbilang ramai karena lokasinya dekat dengan Institut Teknologi Bandung.

Konon, keangkeran Simpang Dago bermula dari kisah pembunuhan yang sempat terjadi di daerah tersebut. Berdasarkan rumor yang beredar, pengguna jalan kerap melihat arwah penasaran yang melintas.

Yang paling terkenal ialah sesosok wanita dengan pakaian serba hitam. Warga setempat menuturkan bahwa sosok itu akan terus mengikuti orang yang melihat wajahnya sehingga tertimpa kesialan.

Tak jauh dari Simpang Dago juga terdapat Jalan Tamansari yang konon katanya juga berhantu. Terang saja, jalur alternatif ke beberapa tempat wisata di Bandung itu memang masih minim penerangan.

Rumornya, setiap malam kerap ada sesosok wanita berbaju putih yang menampakkan diri di sisi jalan. Beberapa orang yang pernah melintas bahkan mengatakan bahwa penampakkan tersebut ialah kuntilanak dan sering terlihat menyeberang jalan.

Kisah Nyata Bus Yang Menembus Dimensi Lain

Cerita Misteri Indonesia - Bus disesatkan hantu. Kejadian ini terjadi pada bus nahas bernama “Sudiro Tunggal Jaya” yang tersesat di alas hutan gunung tunggangan pada dini hari, bukan apa apa kenapa kejadian ini bisa menjadi misteri kejadian supranatural, dikarenakan tempat yang dilalui benar benar sangat susah dijangkau oleh kendaraan besar.

Kisah Nyata Bus Yang Menembus Dimensi Lain

Berangkat dari Ponorogo dan sudah selesai menurunkan semua penumpang ditempat tujuan, sopir memulai perjalanan bersama seorang keneknya menuju baturetno, sesampai pertigaan jatisrono entah bagaimana sopir melihat plang menuju baturetno belok kekiri dan dipikirnya memang sudah dekat tujuan.

Setelah mengikuti arah arahan dari plat tersbeut, sopir mulai menemui jalanan lebar dan halus menuju baturetno, melewati hutan hutan yang sangat sepi dan gelap hingga pada sebuah jalan yang menikung arah tirtomoyo sopir melihat ada orang hendak menyeberang.

Karena sebagai sopir maka secara reflek menginjak rem agar orang tersebut bisa menyeberang dahulu, namun saat itulah terjadi keanehan hingga membuatnya berkata

“Astagfirullah kok dihutan ada orang sedang menyebrang jalan kok tiba2 hilang”

Dan setelah ia berkata demikian maka membangunkan sopirnya saat busa benar benar sudah berhenti dan sulit untuk melaju, dan yang lebih membuatnya kaget adalah ternyata ia sedang terjebak dalam sebuah tikungan sempit yang sangat curam dengan kondisi jalan rusak.

Kejadian tersebut mengundang banyak masyarakat sekitar, dikarenakan mereka semua heran sebab jalan tersbeut sangat sulit dilalui oleh kendaraan kendaraan besar terutama semacam bus pariwisata yang sangat panjang tersebut, dan secara nalar kata seorang warga sebelum masuk gunung tunggangan pun seharusnya bus sudah tidak bisa dan tidak berani melewatinya.

Sedangkan pengakuan sopir adalah jalanan yang ia lewati tidaklah sempit rusak ataupun curam, bahkan ia merasa sedang melewati jalanan lebar yang sangat mulus, sehingga membuatnya terus berjalan tanpa perlu melihat keadaan kanan kiri yang kebetulan sangat lengang, hingga menemui ada orang akan menyebarang jalan tadi.

Dikarenakan kondisi jalan yang menanjak dan menurun sangat curam, sempit dan penuh lobang ditambah tidak ada lampu penerangan dan kanan kiri bukit serta jurang tentu sangat menyulitkan kendaraan kendaraan besar untuk lewat.

Dan yang lebih aneh lagi adalah tidak adanya satu lecetpun pada body bus pariwisata tersbeut, dimana seharusnya banyak lecet jika memaksakan melaju pada jalan smepit dan curam seperti dalam foto diatas, namun itulah yang terjadi keadaan bus sangat mulus hingga saat evakuasi tentunya akan mengalami lecet setelahnya dipaksa untuk bisa jalan lewat tikungan tikungan curam.

Kesimpulan Penulis Pemilik website mataketiga.com

Kesimpulan mata ketiga, jika benar kejadian seperti dituturkan sopir maka ia telah melewati dimensi gaib dimana ia seolah olah melihat jalanan yang sangat luas, hingga ada mahluk gaib yang menyetopnya untuk jauh lebih tersesat yaitu seseorang yang menyeberang jalan.

Seandainya ia tidak muncul dan sopir tidak mengerem dan menyebut Asma Allah maka keumungkinan ia akan tersesat lebih jauh keatas gunung atau malah bisa saja masuk dalam hutan tanpa jalanan, namun jika disambungkan dengan pandangan skeptis maka bisa saja sopir tersesat karena ngantuk. sumber: https://mataketiga.com/bus-disesatkan-hantu/


Jun 2, 2020

Kisah Nyata! Asep Datang Kedalam Mimpi, Yang di Kubur Bukan Aku

Cerita ini saya dapat dari teman kerja saya yang berasal dari daerah Kabupaten Bandung. Demi kenyamanan semua pihak, detail tempat dan tokoh saya samarkan. Dalam cerita ini saya menambahkan beberapa improvisasi agar pembaca dapat memahami alurnya. Selamat membaca.
Kisah Nyata! Asep Datang Kedalam Mimpi, Yang di Kubur Bukan Aku

Hari itu sekitar pukul 4 sore, Ibu Saodah, wanita berusia kurang lebih 35 tahun sedang mempersiapkan makan malam di dapurnya. Saat Ibu Saodah sibuk memasak, anaknya, Asep yang saat itu duduk di kelas 4 SD meminta ijin untuk bermain bersama teman-temannya.

Sepulang sekolah memang Asep biasa bermain bola ataupun permainan lainnya dengan anak-anak tetangga di lapangan kosong di pinggiran desa.

Desa tempat Asep tinggal bukanlah desa besar, hanya desa kecil dengan beberapa rumah panggung dan rumah beton semi bilik anyaman khas pedesaan. Saat itu belum ada gadget sehingga anak-anak memang terbiasa bermain di luar rumah.

Menjelang magrib, biasanya Asep sudah pulang lalu mandi dan pergi ke mushola di desa untuk mengaji. Tapi hari itu adzan magrib telah berkumandang dan langit mulai menggelarkan temaramnya sedangkan Asep belum juga pulang.

Setelah selesai memunaikan sholat magrib, Bu Saodah akhirnya inisiatif menyusul Asep ke lapangan yang ditempuh sekitar 5 menit dengan berjalan kaki dari rumahnya.

Terkadang, ada hari dimana anak-anak bermain sampai lewat magrib dan baru akan pulang setelah diomeli oleh orang tua mereka. Maklumlah, kalau lagi seru-serunya bermain bisa sampai lupa waktu.

Tiba di lapangan Bu Saodah tidak mendapati seorangpun di sana. Kemana perginya Asep, batinnya. Dengan rasa khawatir, ia pun bergegas pergi ke mushola.

Alunan sholawat terdengar saat Bu Saodah mendekati mushola, dicarinya Asep diantara anak-anak sebayanya yang sedang mengaji. Tapi Asep tak ada di sana.

Pak Ustad Sofyan yang menyadari kehadiran Bu Saodah mendekatinya dan bertanya.


“Cari siapa Bu?” tanya Pak Ustad.


“Asep datang ke musola tidak Pak?” tanya Bu Saodah dengan suara yang bergetar. 

“Tidak Buk, dari tadi Asep tidak kesini.” jawab Pak Ustad.

Pak Ustadpun membantu Bu Saodah menanyakan Asep pada murid-muridnya namun, hari ini tidak ada seorangpun yang bertemu Asep sepulang sekolah. Bu Saodah pun mulai panik, lalu kemudian ditenangkan oleh Pak Ustad yang akhirnya mengantarkan Bu Saodah menuju rumah pa RT.

Anak-anak yang sedang mengaji dititipkan pada Ridwan, salah satu murid yang sudah remaja.

Bu Saodah hanya tinggal berdua saja dengan Asep, anak semata wayangnya. Suaminya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Setibanya di rumah Pak RT mereka dipersilahkan masuk dan menjelaskan kejadian yang terjadi. Pak RT lalu menceritakan bahwa Asep sempat datang ke rumahnya untuk meminta ijin mengambil beberapa buah mangga di halamannya.

Di halaman rumah Pak RT memang terdapat satu pohon mangga yang besar dan buahnya selalu ranum. Menurut penuturan Pak RT, Asep datang bersama dua orang anak sebayanya sekitar pukul setengah 5 sore.

Pak RT belum pernah melihat kedua anak yang datang bersama Asep tersebut, sehingga Pak RT menyimpulkan mungkin dua anak tersebut datang dari desa sebelah atau mungkin saudara Asep.

Namun, ada yang aneh dari kedua anak tersebut, kulitnya nampak lebih putih dan pucat dengan lingkaran hitam yang samar-samar disekitar mata.

Setelah Pak RT mengijinkan anak-anak tersebut mengambil mangga di halamannya, ia masuk ke dalam rumah dan meninggalkan anak-anak memanjat pohon. Dari situ Pak RT tidak melihat lagi Asep.

Bu Saodah nampak sangat pucat dan syok mendengarnya. Ia merasakan ada hawa dingin di tengkuknya yang membuat bulu kuduknya merinding. Ia meminta bantuan Pak RT untuk mencari anaknya yang hilang.

Pak RT pun segera memberi tahu beberapa warga untuk mencari Asep bersama-sama. Bapa-bapa mulai ramai berkumpul didepan pos ronda yang berdekatan dengan rumah Pak RT.

Mereka membawa senter dan kentongan musola dan pos ronda kemudian berpencar memanggil-manggil nama Asep menyisir desa dan semak-semak sekitar desa sambil membunyikan kentongan.

Bu Saodah diperintahkan Pak RT menunggu di rumahnya ditemani dengan Bu RT. Malam semakin larut, Bu Saodah bertambah kalut, tangannya begitu dingin, sesekali iya mengusap air matanya yang mengalir begitu saja.

Ia tak henti-hentinya berdoa pada Yang Maha Kuasa agar anaknya bisa kembali dengan selamat.

Sekitar pukul 1 dini hari, Pak RT dan warga akhirnya memutuskan untuk pulang setelah tidak berhasil menemukan Asep. Bu Saodah yang menangis sesegukkan ditenangkan oleh Bu RT.

Pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Bu Saodahpun pulang kerumah dalam keadaan pasrah. Malamnya, tentu saja Bu Saodah tidak bisa tidur sama sekali. Dibenaknya hanya terbayang wajah Asep.

Pagi pun datang, beberapa orang membantu Pa RT untuk mencari Asep, tapi warga yang datang tidak sebanyak tadi malam, karena sisanya harus pergi untuk bekerja.

Salah satu warga mengusulkan pada Pa RT untuk mendatangi Mbah Anom yang merupakan orang pintar dari desa sebelah untuk membantu proses pencarian. Pak RT pun pergi dengan salah satu warga ke rumah Mbah Anom.

Di depan rumah Mbah Anom tampak sedang duduk di kursi bambu yang berada di teras sambil meminum kopi hitam dengan cangkir besi loreng khas cangkir tempo dulu.

Pak RT pun dipersilahkan masuk dan mulai menceritakan tentang kejadian hilangnya Asep. Mbah Anom tampak memejamkan mata sambil sesekali mengerutkan kening.

Ia pun berkata, bahwa Asep berada di tempat yang gelap, sempit dan lembab, kemudian ia menanyakan apakah ada sumur kering yang sudah tidak terpakai di sekitar desa.

Pak RT pun menjawab bahwa memang ada sumur yang sudah tidak terpakai dan terletak di sebelah utara desa dekat dengan semak-semak. Setelah mendapat informasi itu Pak RT langsung melesatkan motornya dan memberi tahu warga untuk mencari di sumur tersebut.

Betapa mengejutkannya warga ketika memang ada Asep di dalam sumur tersebut sedang meringkuk di dasar sumur. Wargapun turun untuk mengangkat tubuh Asep.

Tubuhnya pucat dan sangat dingin, tidak ada aliran darah yang mengalir sama sekali.

Bu Saodah yang mengetahui hal tersebut langsung menerobos kerumuman warga dan terpaku menatap anaknya yang telah tiada. Ia pun menangis dengan histeris sambil memeluk Asep. Warga yang menyaksikan kejadian itu menatap iba Bu Saodah.

Siangnya warga membantu Bu Saodah mengurus jenazah Asep dan memakamkannya.

Acara pemakaman berjalan dengan lancar disusul dengan acara tahlilan pada malam harinya. Setelah warga pulang, di rumah hanya tersisa Bu Saodah dan beberapa kerabat yang menginap.

Bu Saodah terlihat sangat terpukul atas kehilangan anaknya, berkali-kali ia jatuh pingsan dan menangis sambil menyebutkan nama anaknya.

Malam semakin larut, Bu Saodah mencoba mengikhlaskan kepergian anaknya walau berat. Ia pun berusaha untuk tidur setelah malam sebelumnya bergadang dan kelelahan. Tak butuh waktu lama untuk Bu Saodah tertidur pulas.

Dalam mimpinya, ia di datangi oleh anaknya yang datang menghampiri dengan baju kaos dan celana persis seperti yang terakhir dikenakannya.

Asep berkata,
 

“Ibu…..”

“Aku takut…” dengan suara yang gemetar ketakutan.

Di mimpinya, Bu Saodah tak bisa berkata apa-apa, ia hanya menyaksikan Asep saja, tanpa bisa memeluknya yang sedang ketakutan.

“Ibu…aku di sini.”

“Yang dikubur itu bukan aku bu…”

“Tolong…” lanjutnya.

Bu Saodah lalu tercekat, terbangun dari tidurnya dengan peluh yang membasahi seluruh tubuhnya. Jantungnya berdegup sangat kencang. Tangisnya berderai lagi. Ia beristigfar berkali-kali mengingat kejadian yang baru dimimpikannya.

Diliriknya jam di dinding kamarnya, jam sudah menunjukan waktu subuh, ia pun menenangkan diri sejenak dan pergi mengambil air wudhu.

Paginya, Bu Saodah menceritakan mimpinya semalam. Kerabat yang mendengakan Bu Saodah menyuruhnya untuk bersabar. Bu Saodahpun berpikiran mungkin dirinya masih terpukul sehingga bermimpi didatangi oleh anaknya.

Hari kedua dan ketiga, masih dengan mimpi yang sama. Anaknya berkali-kali mendatanginya di dalam mimpi dengan ekspresi ketakutan dan berkata, “Bu, yang dikubur itu bukan aku…”

Merasa mimpinya merupakan suatu firasat, Bu Saodah menyampaikan pada Pak RT dan memintanya untuk membantu menggali kembali makam anaknya.

Alih-alih membantu Bu Saodah untuk menggali makam anaknya, Pak RT lebih memilih untuk meyakinkan Bu Saodah kalau mimpi yang berulang itu dikarenakan Bu Saodah belum bisa mengikhlaskan kepergian anaknya.

Hari keempat, kelima, keenam, berkali-kali Bu Saodah memimpikan hal yang sama dan mendesak Pak RT untuk membantunya, berkali-kali pula Pak RT menolaknya dan meyakinkan bahwa itu hanya mimpi.

Hari ketujuh, Bu Saodah merasa tidak sanggup lagi melihat anaknya yang ketakutan di dalam mimpi. Mimpi yang sama tujuh hari terakhir ini hampir membuatnya menjadi gila. Tanpa lelah, iapun kembali meminta bantuan pada Pak RT.

Pak RT pun akhirnya luluh dan menuruti Bu Saodah untuk membantu menggali makam anaknya.

Sejujurnya, selain karena iba dan tidak tega melihat Bu Saodah yang semakin hari makin terpuruk dengan kesedihannya, di dalam batin Pak RT ia pun penasaran dengan apa yang akan terjadi bila makam itu digali.

Siang itu, Bu Saodah, dua orang kerabatnya, Pak RT dan Bu RT, serta dua orang penggali kubur datang ke makam Asep. Makamnya tampak masih baru dengan taburan bunga yang sudah mengering di atasnya.

Setelah dipersilahkan oleh Bu Saodah, dua orang penggali kuburpun mulai menggali.

Bu Saodah berusaha setegar mungkin menahan air matanya. Dalam hatinya ia tidak menyangka bahwa makam anaknya akan digali kembali.

Beberapa menit menggali, kain kafan Asep mulai terlihat, kedua penggali pun memperlambat penggaliannya, tidak ingin merusak kain kafan Asep.

Setelah selesai menggali, kedua penggali tersebut merasa heran melihat bentukan kain kafan yang membungkus Asep.

Tapi mereka tidak berkomentar apa-apa dan mulai mengeluarkan jenazah Asep yang dibantu oleh Pak RT serta dua orang kerabat Bu Saodah.

Jenazah diletakkan di samping lubang kubur yang terbuka, Bu Saodah menahan sesegukan tangisnya dengan kedua tangan yang menutupi mulutnya.

Semua yang ada disitu merasa heran dengan bentukan kain kafan Asep yang lurus dan sangat kaku.

Pak RT dan salah satu kerabat Bu Saodah mulai membersihkan bagian muka jenazah Asep yang tertutupi oleh tanah.

Merekapun terheran-heran dan dengan cepat membuka tali pengikat dan kafan yang membalut jenazah Asep.

Betapa terkejutnya semua orang yang berada di sana melihat apa yang ada di dalam kain kafan bukan jenazah Asep, melainkan batang pohon pisang yang dipotong setinggi tubuh Asep.

Bu Saodah langsung lemas dan pingsan seketika. Kejadian ini pun dengan cepat tersebar keseluruh penjuru desa bahkan sampai ke desa-desa lain.

Hingga saat ini, tidak ada yang tahu pasti dimana keberadaan Asep.

Ada yang bilang Asep diculik makhluk ghaib, ada yang bilang juga Asep dijadikan tumbal pesugihan.

Entahlah, yang pasti, Asep sudah tidak pernah datang lagi ke dalam mimpi Bu Saodah. sumber https://ceritasetan.com/nyata/ibu-yang-dikubur-itu-bukan-aku/

May 31, 2020

Merinding Cerita Misteri Taxi Berhantu

Cerita Misteri Indonesia - Kisah misteri yang amat menegangkan ini dialami oleh Andi. Akibat beberapa kali mengalami kejadian yang menyeramkan,tak pelak,Andi jadi nekat pindah pekerjaan guna mendapatkan taksi yang benar-benar ideal. Tak sanggup rasanya dia harus selalu berhadapan dengan pelbagai peristiwa aneh yang membuat bulu roma nya selalu meremang.
Merinding Cerita Misteri Taxi Berhantu
Awalnya,Andi memilih pekerjaan jadi sopir taksi karena perusahaannya yang terdahulu bangkrut. Setelah kesana kemari ditambah dengan sulitnya mencari pekerjaan, akhirnya dia pun bertekad untuk mencoba menjadi sopir taksi. Kebetulan menurut Pemimpin Pool yang di datanginya,ada sebuah taksi yang nganggur dan bahkan telah lama tidak beroperasi.
“Tidak ada yang berani mengoperasikannya,” kata si Pemimpin Pool.
“Memangnya kenapa dengan taksi itu Pak ?” Tanya Andi.
“Tak tahulah ! Tapi,katanya mobil itu berhantu,”jelas si Pemimpin Pool.

Meski terdengar aneh,tetapi Andi mengacuhkan hal itu. Sedikitpun tidak terlintas dalam benaknya untuk bertanya lebih jauh. Nyatanya,tak ada yang aneh barang sedikit pun setelah seminggu Andi mengoperasikan taksi itu. Inilah yang membuat kenapa Andi langsung jatuh cinta pada pekerjaan barunya.

Pada minggu kedua,barulah Andi menangkap gelagat yang tidak beres dengan taksi yang di kemudikannya.
Pasalnya,dia mulai sering mengalami berbagai peristiwa aneh,terutama jika dia beroperasi di malam hari.
Menurutnya, mula pertama keanehan itu terjadi pada malam Minggu saat Andi menunggu penumpang di sebelah pusat perbelanjaan Sumatra Selatan. Entah kenapa,walau malam Minggu dan tanggal masih tergolong muda,kala itu tak ada seorang calon penumpang pun yang menghampiri taksinya. Karena terlalu lama menunggu,akhirnya tanpa terasa Andi pun tertidur. Belum sempat bermimpi,dia dikejutkan dengan satu ketukan di kaca jendela. Andi terjaga. Di luar dia melihat sepasang lelaki dan wanita muda. Mereka minta di antarkan ke kawasan Perumnas.

Merasa ketiban pulung,Andi langsung tancap gas. Namun,ketika dia bertanya guna meminta kepastian tempat yang akan dituju,Andi pun jadi panik. Betapa tidak !
Ketika dia menoleh ke belakang,kedua penumpangnya telah hilang entah kemana.
Syarif tak hilang akal,dia langsung berbakik arah kembali ke pusat perbelanjaan guna memberitahukan peristiwa aneh yang baru di alaminya kepada teman-temannya yang ada.

“Siapa suruh langsung jalan. Padahal nggak ada seorang pun yang naik ke taksimu,” ujar salah seorang temannya.
“Kau mimpi kali ?”ujar temannya yang lain.
Andi hanya tergugu. Dia benar-benar tak mampu menerangkan peristiwa yang baru saja menimpannya.

Peristiwa itu tampaknya bukan yang terakhir. Tiga hari kemudian,ketika dia sedang berputar-putar mencari penumpang,kembali ada seorang wanita melambaikan tangganya di tepi jalan Jendral Sudirman.

Hari baru saja merangkak malam,jarum arloji yang melingkar di pergelangan tangan kanannya menunjukkan pukul 20.15 WIB.

“Bang, tolong antar saya ke Veteran !” Demikian suara merdu terlontar dari mulut wanita cantik yang membuka pintu dan sekaligus duduk di jok belakang taksinya.

Andi mengangguk. Aroma parfum yang lembut membuat Andi penasaran ingin melihat wanita yang duduk di belakangnya melalui spion yang ada di kabinnya. Mula pertama dia melihat darah Andi langsung tersirap. Pasalnya,dia tak melihat seorang pun yang ada di belakangnya.

Setelah mengerjapkan matanya beberapa kali,akhirnya Andi melihat ada wajah ayu sedang duduk dengan senyum yang anggun di jok belakang taksinya. “Ah,mungkin mata ini sudah mulai rabun,”bisik hatinya.

Selanjutnya, setelah berhasil menguasai diri Andi pun sudah tidak terpengaruh lagi dengan suasana hatinya. Ketika sudah mendekat dengan kawasan yang bakal dituju,dia bertanya guna memastikan dimana taksinya harus berhenti. “Veterannya sebelah mana,Non ?” Tak ada jawaban. Ketika dia menoleh ke belakang,darah Andi pun berdesir kencang. Tak ada seorang pun yang duduk di jok belakang mobilnya. Tubuh Andi langsung lemas. Ternyata,untuk kedua kalinya dia mendapatkan penumpang makhluk halus. Dan dengan perasaan tak menentu ,Andi pun mengemudikan taksinya tanpa tujuan.

Waktu terus bergulir, beberapa minggu kemudian,peristiwa aneh pun kembali menimpa Andi. Ketika sedang berkeliling mencari penumpang di kawasan Jenderal Sudirman, mendadak cuping hidungnya mencium aroma wewangian yang begitu menusuk. Anehnya,walau kaca sudah di buka, tetapi bau itu seolah tak mau hilang.

Merasa ada yang aneh,dan sering meremang nya bulu kuduk,Andi pun langsung membaca Ayat Kursi sebanyak-banyaknya. Dan tak lama kemudian,bau itu lenyap seperti tertiup angin.

Ketika tiba di Internasional Plaza,dia pun menceritakan apa yang baru saja dialaminya kepada teman-temannya yang sejak tadi sudah mangkal di situ. Bahkan,dengan runut Andi menceritakan segala peristiwa yang di alaminya sejak dia membawa taksi itu.

Malam itu,baru lah Andi mendapatkan jawaban dari apa yang selama ini di alaminya. Menurut salah seorang rekannya,taksi yang selama ini di kemudikan Andi ternyata pernah mengalami kecelakaan yang dahsyat. Bahkan,pengemudi dan sepasang muda-mudi penumpangnya tewas di tempat kejadian dan dalam keadaan yang sangat mengenaskan.

Sejak diperbaiki dan beroperasi seperti semula,semua sopir yang membawa kendaraan itu selalu mengalami peristiwa yang aneh dan mendebarkan. Tepatnya semuanya mengalami peristiwa yang sama dengan Andi. Bahkan, mereka meyakini bahwa arwah sepasang muda-mudi yang tewas di dalam taksi saat kecelakaan kini menghuni kendaraan itu. Agaknya,itulah yang membuat kenapa kendaraan itu praktis tidak pernah beroperasi lagi.

Cerita itu sudah barang tentu membuat bulu kuduk Andi meremang. Dia bertekad untuk segera mengembalikan taksi itu ke Poolnya.

Selepaa mendengar cerita dari temannya,malam itu juga Andi berniat kembali ke Pool untuk mengembalikan taksi. Setelah berdoa,dia pun mengemudikan kendaraan untuk kembali ke Pool.
Baru beberapa meter berjalan,seorang lelaki paruh baya melambaikan tangannya.
Andi langsung berhenti. Sambil membuka pintu,lelaki itu pun berkata,”Bang,Plaju !”

Entah mengapa, Andi mengiyakan saja. Namun dalam perjalanan dia kembali curiga. Sesekali matanya melirik spion di kabin guna memastikan keadaan penumpang yang duduk di belakangnya.
Karena risau dengan cerita yang baru di dengarny,maka dengan hati-hati sambil hatinya tak putus-putus membaca Ayat Kursi,Andi pun melajukan taksinya ke Arah Jendral Sudirman,Menjelang Jembatan Ampera,hati Andi langsung tercekat sehingga dia pun mengerem taksinya dengan mendadak. Betapa sial, penumpang lelaki paruh baya yang duduk di belakang berteriak-teriak tanpa sebab,”Tolong…tolong…ada yang mencekik saya !”

Dari spion kabin Andi dapat melihat dengan jelas betapa ada sesosok makhluk berwajah mengerikan sedang mencekik leher penumpangnya. Dengan serta meta,Andi langsung mengerem,lalu meneriakkan;Allohu Akbar … Allahu Akbar…Allohu Akbar!”

Selang beberapa saat,lelaki paruh baya itu sudah tenang kembali. Andi langsung memapah penumpangnya ke luar dan memintanya untuk pindah ke taksi lain yang kebetulan banyak melintas di ruas jalan itu. Seolah mafhum,lelaki itu pun membayar sambil mengucapkan terima kasih. Andi menolak. Dia merasa tak layak menerimanya.

Malam itu, setelah hatinya mulai tenang,Andi pun memacu kendaraannya ke Pool. Dia berniat akan menceritakan segala peristiwa yang dialaminya kepada Pemimpin Pool,dan meminta kebijaksanaan untuk mendapatkan taksi lain yang tidak dihuni oleh makhluk halus. sumber ceritasetan.com

Apr 8, 2020

Cerita Misteri dan Cerita Sejarah Gedung Sate Bandung

Cerita Misteri Indonesia - Cerita Misteri dan Cerita Sejarah Gedung Sate Bandung - Gedung Sate merupakan gedung monumen tempat pusat pemerintahan Provinsi Jawabarat. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda gedung sate bandung ini memiliki nama lama dengan sebutan Gouvernements Bedrijven.

Gedung Sate Bandung Tempat Bersejarah Sekaligus Tempat Penuh Misteri
source foto instagram.com/dudisugandi

Gedung sate memiliki ciri khas berupa ornamen tusuk sate pada menara bangunnya sehingga berubah nama dari Gouvernements Bedrijven menjadi gedung sate " dalam bahasa sunda baku gedung sate = gedong sate". Johanna Catherina adalah putra sulung dari gubenur Bandung pada masa itu yang meletakan batu pertama dalam pembangunan gedung sate yang diselanggarakan pada tahun 1920 m.

Ir. J.Gerber adalah arsistektur yang tak lepas dari desain tema pembangunan gedung sate yang di bantu oleh masukan dari Dr.Hendrik Petrus Berlage selaku arsistek Belanda yang menyarankan agar tema gedung sate juga memiliki tema nusantara. Para arsistektur masa itu, memuji bangunan gedung sate adalah monumental yang sangat mempesona nan indah, serta di prediksi bangunan kokoh ini akah bediri sampai masa mendatang.

Dikutip dari wikipedia, gedung sate bandung memiliki luas lahan 27.990,859 m² dengan luas bangunan 10.877,734 m².

Sejarah lain menceritakan menara gedung sate ini adalah ornamen yang dengan lambang 6 tusuk sate. 6 tusuk sate ini melabangkan gedung putih pada zamannya ini menghabiskan 6 juta gulden seperti yang di kutip oleh ayobandung.com rabu 19 juli 2017 dengan Judul Menghitung Biaya Pembangunan Gedung Sate dengan Mesin Waktu.

Cerita Misteri Gedung Sate Bandung

Tak lepas dari sejarah tentang luas bangunan, arsistektur, biaya, dan cerita lainnya tentang bangunan megah kota bandung ini. Gedung sate juga menjadi tempat wisata bersejarah yang menyimpan banyak misteri atau cerita horor yang melekat di masyarakat.

Pada perang sengit dalam mempertahankan kota bandung ada 7 pemuda meninggal akibat serangan pasukan Gurkha yang ingin merebut kekuasan. Dan jenazah ke 7 pemudah tersebut dimakamkan dihalaman gedung sate dengan simbol tugu yang tebuat dari batu alam. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 3 Desember 1945, dan pada tahun 1952 jenazah para pahlawan muda tersebut di pindahkan ke pemakaman umum pahlawan di kawasan cikutra. Namun cerita yang beredar dari masa ke masa, tentang adanya jenazah yang tertinggal di bekas pemakaman tersebut dan menjadi tempat angker. Para penjaga gedung sate sudah banyak mengalami bahwa ada mahkluk lain disekitar tersebut dan sering terjadinya penampakan mahkluk astral.

Gedung Sate Bandung Tempat Bersejarah Sekaligus Tempat Penuh Misteri
source foto tribunwiki.com

Kabar yang belum pasti juga datang tentang bangunan megah ini, yaitu tentang adanya "LORONG RAHASIA GEDUNG SATE" meski di bantah oleh pihak pemerintah setempat bahwa tak ada lorong rahasia bawah tanah di gedung sate ini. Namun warga tak begitu percaya karena sudah tersebarnya berita tentang lorong rahasia dari mulut ke mulut. Bahkan ada yang mengejutkan ada penuturan bahwa lorong itu benar-benar ada, dan lorong rahasia tersebut adalah jalan menuju ke gedung pakuan (rumah dinah gubenur jawabawat). Terkabar lagi cerita bahwa tempat ini sudah di tutup secara permanen, lorong tersebut terbilang angker karena carita yang menyebar bahwa lorong tersebut juga bekas para tahanan yang mati sampe membusuk di lorong tersebut.

Dibagian belakang gedung sate juga tak lepas dari cerita misterinya yaitu tentang adanya penampakan kuntilanak berbaju merah, hantu neng siti, kerajaan jin, pohon besar angker, hantu wajah rata dan masih banyak cerita lainnya yang beredar dari masa ke masa tentang misteri yang ada di seputaran gedung sate.

Untuk cerita misteri lengkapnya tentang gedung akan saya bahas pada artikel selanjutnya. Dan untuk artikel yang saya buat kali ini cukup sampai disini. Semoga artikel ini memberikan pengetahuan luas bagi kalian yang membacanya, jika menurut kalian artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan ke berbagai sasial media kalian. Terima kasih

Sumber

Apr 5, 2020

Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka

Cerita Misteri Indonesia - Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka - Kali ini adalah artikel yang bersumber dari pengalaman penulis sendiri beberapa minggu lalu yaitu sekitar 21/09/19 menjelang pukul 19.00 bagian Ponorogo, kisah ini dialami dan memberi pencerahan tentang bagaimana hantu membuat orang celaka saat berkendara.

Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka
Mahluk Gaib Hampir Membuatku Celaka
Kejadian tersebut terjadi saat penulis habis mencari makan malam dengan menaiki motor yang baru saja turun plat nomernya dari dealer, karena kebetulan penulis juga suka touring maka ketika memakai motor matic kecil semacam fino dan mio ataupun vario tentu bikin pegel seluruh badan.

Akhirnya sih dijual itu fino dan diganti dengan lexy S, walau 125cc namun sudah pakai VVA dan jok lebar, jadi keinget NMAX yang dulu penulis jual hwehehehe, malah ngomongin motor, kebiasaan touring ini membuat penulis seringkali mengalami kejadian mistis namun jarang tertuang dalam tulisan atau video karena tidak punya action cam… ngarep ada yang kirim.

Hingga terjadilah kejadian beberapa minggu kemaren dan penulis merasa harus menuliskanya dalam website ini, karena pengalaman tersebut mungkin berguna bagi para pengendara motor ataupun mobil saat melewati jalan angker dan diganggu hantu.

Lokasi Tempat Muncul Hantu

Setelah penulis selesai makan malam disebuah tempat makan yang lumayan jauh dari rumah, maka menjelang pukul 19.00 setempat memutuskan untuk kembali kerumah, medan yang dilalui penulis juga jalur yang biasa dilewati menuju rumah sehari hari karena memang jalan desa yang nyaman dilalui.

Saat pagi hari akan terlihat indah penuh dengan pohon dan jalan yang menurun, namun menjelang malam jalan tersebut menjadi lengang dan gelap serta menanjak walau tidak begitu jauh ya, kira kira hanya sekitar 1-2km saja perjalanan dari batas kota menuju rumah penulis.

Ditengah tengah perjalanan maka penulis selalu melewati sebuah areal pemakaman kuno, dimana disitu juga terbaring bupati pertama Ponorogo yang megah dan selalu banyak peziarah yang tirakat atau nenepi disana, biasanya tidak ada apa apa namun kali ini ada keanehan yang muncul saat berkendara.

Kira kira kurang dari 15meter sebelum melewati pekuburan secara samar perlahan jelas melihat ada sosok bayang bayang manusia berdiri dibahu jalan sebelam kanan, sedang penulis melaju disebelah kiri maka kami berseberangan, dengan jarak segitu dan kecepatan hanya 40-50km maka terlihat jelas meski terbaur dengan bayang bayang pohon.

Nyaris Dibuat celaka hantu

Semakin dekat terlihat sosok tersebut mulai bergoyang dan seolah olah akan menyeberang, yah sosoknya sih memang setinggi manusia pada umumnya membuat tidak ada perasaan curiga apapaun, hingga setelah jarak kira kira kurang dari 3 meter lah saat penulis sudah memelankan laju hingga 30km, tiba tiba saja sosok tersebut berlari menyeberang kearah penulis.

Dengan jarak sedekat itu maka jelas tidak bisa menghindari tabrakan, perasaan penulis sudah campur aduk “wahduh nabrak orang nih, ribet dah urusan” hingga benar saja, dari penglihatan sudut mata sosok tersebut sudah berada disamping motor dan sekejap lagi pasti bakal nubruk atau ketubruk ni, dua duanya bikin runyam dan masalah sampe hukum nih pikirku.

Namun tidak sampai nubruk, penulis melihat sebuah kenyataan dari kejadian yang sangat ganjil dengan keadaan sadar dan berada dijalan raya, sosok yang menyeberang ini bukanlah manusia ternyata, saat hampir bersentuhan karena tabrakan terlihat sangat jelas sosok tersebut bukanlah manusia.

Tubuhnya hanya berupa bayang bayang atau semacam asap hitam dengan taring dan mata yang merah berpendar ditempat yang seharusnya adalah kepala, sosok tersebut tidak bisa dihindari dan tetap harus tabrakan apalagi setelah penulis menyadari itu bukan manusia.
“ya tabrak aja sekalian, toh nggak ada hukum yang dilanggar”
Benar saja akhirnya sosok tersebut menubruk kendaraan sedangkan penulis berpikir tabrak aja sekalian, klop dah ya, kejadian yang seram muncul ketika kami mengalami saling tubruk dengan kecepatan motor sekitar 30km, lumayan keras juga kalau jatuh dalam benak terbesit rasa sakitnya.

Lepas Dari Ancaman Maut – Nyaris Dibuat Celaka Hantu

Sesaat sosok tersebut sudah berada didepanku seolah olah tubuhnya hanya semacam asap yang menembus badan fisik dan motor, sesaat aku masih tertegun dan heran bagaimana bisa ada kejadian dan mahluk semacam ini, kayak difilm film saja namun ini dilamai secara nyata.

Penglihatan mata tiba tiba seperti tertutup kelambu hitam dan membuat pandangan ke jalan raya menjadi samar samar dan gelap, nafas seolah olah terhentu dan tidak bisa menyadari kondisi sekitar secara utuh, disitulah penulis membaca doa pendek pada Tuhan serta memakai ilmu supranatural untuk melawan dan menyelamatkan diri dari situasi genting.

Benar saja pandangan menjadi lebih gelap dan tidak bisa melihat apa apa, waktu berjalan seolah olah lebih lambat hingga tiba tiba penulis tersadar dan bisa dengan tenang lagi melihat dari belakang ada kendaraan yang melaju sangat kentjang tepat berada disamping sebelah kanan seolah olah tidak melihat penulis.

Mungkin saja jika tidak segera sadar maka akan ketabrak motor tersebut dengan sangat keras, beruntung masih dalam lindungan Tuhan, akhirnya memutuskan menepi disamping pintu masuk pemakaman dan melihat kebelakang jika saja mahluk tersebut masih ada kan enak bisa tak lempar pake batu, ternyata tidak ada siapapun lagi hanya bayang bayang pohon yang menari nari terkena sinar lampu jalan.

Akhirnya memutuskan segera kembali menuju rumah lagi, keburu ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan pengalaman tersebut sangat menginspirasi, ya menginspirasi karena melihat bagaimana proses hantu usil yang sering membuat orang celaka saat berkendara, kebetulan juga dilokasi tersbeut tak jarang ada orang kecelakaan tunggal.

Kesimpulan

Maka inilah pokok pokok penting yang bisa penulis bagikan kepada para pembaca sekalian, bahwa saat berkendara sebelum dan sesudah sampai tujuan wajibkanlah berdoa memohon perlindungan agar selamat dimanapun berada kepada Tuhan sesuai keyakinan anda masing masing.

Hantu pembuat celaka pada jarak tertentu sudah akan muncul dan membuat kita ragu untuk melaju atau mengerem, namun saat sudah dekat ia akan tiba tiba menubruk atau memasang posisi tepat ditempat yang sulit kita hindari saat lengah.

Maka ketika sudah melihat dari jauh, injaklah rem perlahan dan usahakan agar bisa menghindarinya, namun jika sudah yakin itu hantu ya tabrak saja karena pasti tidak ada konsekuensi apapaun, tapi demi kebaikan hindari saja sebisa mungkin jangan terpancing emosi atau rasa takut.

Jangan berkendara menjelang pukul 18.00 ataupun 19.00 saat kondisi jalanan lengang dan kondisi badan dan pikiran kurang stabil, karena itu sangat menguntungkan mahluk gaib negatif untuk menganggu dan mudah mendampakkan dirinya sewaktu waktu.

Saat sudah melihat sosok yang disinyalir hantu ada baiknya mengambil jalan tepi/kiri agar bisa berhenti pelan pelan saat mengalami hal yang sama dengan penulis, yaitu penglihatan ditutup dan tidak bisa menyadari kondisi sekitar dengan baik.

Diharapkan berada dalam lajur kiri bisa lebih aman karena bisa berhenti dengan resiko ditabrak dari belakang lebih kecil daripada berhenti atau oleng ditengah jalan, jadi itulah kesimpulan kesimpulan yang bisa penulis berikan dan semoga bisa menjadi rambu rambu saat pembaca mengalami atau sebagai pengetahuan saja.

Sekian artikel ini ditulis sesuai dengan pengalaman sendiri yang dialami, juga perlu digaris bawahi bahwa hantu usil yang menganggu penulis tadi bukanlah dari keangkeran makamnya akan tetapi memang hantu liar yang selalu membuat celaka orang yang melewatinya, jika ada salah kata atau kekurangan mohon maaf dan silahkan berkomentar ataupun bertanya apda kolom komentar. sumber : mataketiga.com (pengalaman penulis blog mataketiga.com)