Aug 19, 2020

Cerita Hantu Nancy SMAN 5 Bandung

Kisah Hantu Nancy, Noni Belanda Penunggu SMA Negeri 5 Bandung
Kisah Hantu Nancy, Noni Belanda Penunggu SMA Negeri 5 Bandung


Cerita Hantu Nancy SMAN 5 Bandung - Kota yang menjadi tujuan wisata para traveller ini tak akan pernah habis untuk di ceritakan berbagai tempat menariknya.

Selain menjadi tempat wisata dan tempat kuliner, kota bandung juga menjadi kota yang banyak dengan tempat angkernya. Ada tempat angker yang menjadi wisata yang boleh dikunjungi, seperti Gua Belanda dan Gua Jepang. Dan ada juga tempat angker di Bandung yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam tempat tersebut. Seperti Rumah Gurita, Bandung Mendical Center, dan lain sebagainya.

Kisah Hantu Nancy, Noni Belanda Penunggu SMA Negeri 5 Bandung
SMA Negeri 5 Bandung

"Dari sekian banyak tempat angker di Bandung yang menyeramkan, saya akan menuliskan tempat angker yang berada di keramaian" Hah, kok tempat angker di keramaian? " Yah, begitulah kenyataanya. Tempat Angker yang akan saya bahas adalah SMAN 5 Bandung yang memiliki cerita kelam tentang seorang noni Belanda yang menjadi penunggu tempat tersebut.

Misteri SMA Negeri 5 Bandung

SMAN 5 Bandung adalah salah satu Sekolah Menengah Atas di Bandung yang menjadi sekolah favorit warga Bandung. Bangunan pendidikan ini sudah berdiri sejak jaman Belanda dan memiliki nama "Hooge Burgere School". Namun Di balik bangunan sekolah ini, tersimpan cerita misteri, pilu, sedih, sekaligus menyeramkan. " Bahwasannya ada seorang noni Belanda yang hantunya menjadi hantu penunggu Sekolah ini."

Ada beberapa versi mengenai penyebab kematian Nancy di Sekolah ini:

1. Versi 1, Penyebab Kematian Nancy

Versi Pertama yang tersebar tentang penyebab meninggalnya noni Belanda ini. Nancy adalah salah satu siswi tercantik di sekolah ini dan banyak siswa yang kagum dan jatuh cinta kepadanya. Nancy siswa yang baik dan tak pernah berbuat ulah, namun takdir berkata lain. " Gadis cantik ini di perkosa oleh siswa sekolah tersebut karena saking mencintainya". 

Pasca kejadian itu, Nancy mengalami gangguan psikologis dan sering murung sendiri. Dia sering melamun di salah satu jendela sekola tersebut. Entah terjatuh atau sengaja bunuh diri, Nancy terjatuh dari jendela tempat dia melamun. Cerita yang dipercayain, Nancy bunuh diri akibat setres dengan nasib yang di alaminya.

2. Versi 2, Penyebab Kematian Nancy

Versi lain penyebab kematian Nancy adalah, dia meninggal karena terjatuh dari tangga. Nancy sedang mengerjakan tugas sekolah, sampai harus pulang telat. Disaat Nancy pulang, ternyata ada para siswa yang sudah menunggu Nancy selesai belajar.

Setelah Nancy selelsai belajar, dia menuju lantai dasar untuk pulang, namun para siswa yang sudah menunggu dari tadi, mengerjar-ngejar Nancy. Takut dan panik memaksakan nancy berlari untuk menghindari kejaran para siswa tersebut. Namun nahas, Nancy terjatuh di tangga dan meninggal dunia.

Dari Kedua versi tersbut yang sering menjadi bahasan adalah versi pertama. Karena adanya salah satu jendela di SMAN 5 Bandung tersebut tak bisa ditutup hingga sekarang.

Walau bangunan SMAN 5 Bandung tersebut sudah melakukan renovasi beberapa kali dan diganti dengan jendela baru, agar bisa tutup. Aneh tapi nyata memeng terjadi apa adanya. Jendela tersebut tetap terbuka kembali meski udah di ganti dan ditutup dengan berbagai cara

"Saya sebagai orang Bandung, sering melewati SMAN 5 Bandung pada malam hari, dan bener saja setiap kali lewat SMAN 5 terbsebut "jendela tersebut tetap terbuka"

Penampakan Hantu Nancy SMAN 5 Bandung

Setelah kejadian pilu yang merenggut nyawa noni cantik Belanda ini. Di percayain bahwa Nancy menjadi hantu Belanda penunggu bangunan sekolah tersebut. Bahkan diceritakan, bagi kalian yang ingin melihat hantu Nancy, bisa melihatnya dengan cara berkeliling 3 putaran dibangunan sekolah tersebut. 

Ada pengakuan dari salah seorang guru dan security yang pernah melihat penampakan Hantu Nancy, Hantu tersebut memang tidak mengganggu dan hanya menampakan diri saja. Tapi namanya penampakan hantu, walau tidak menggangu juga tetap saja bisa bikin takut orang..

Film Horor "Hantu Nancy"

Saking populernya cerita Hantu Nancy SMAN 5 Bandung ini, sampai diangkat ke layar lebar.

Kisah Hantu Nancy, Noni Belanda Penunggu SMA Negeri 5 Bandung
Film Nancy SMA Negeri 5 Bandung

Film Bergendre Horor yang disutradari oleh "Deny Pusung" bisa dibilang film horor yang cukup menegangkan. Untuk menghasilkan film horor terbaik Tanah Air, para pemeran di Film Hantu Nancy banyak yang mengalami kesurupan. Bahkan pengambilan gambar dilakukan dengan penuh perjuangan setelah beberapa kali harus dihentikan.

Dikutip dari www.wartakota.tribunnews.com Bintang Film yang berperan di film Hantu Nancy "Randy Martin dan Tamara Rebecca" Sampai trauma akan kejadian saat syuting di lokasi. Mereka enggan bercerita tentang kejadian lebih lanjutnya yang terjadi selama syuting, dikarenakan takut untuk menceritakannya.

Menjadi deretan Film Horor Indonesia terlaris pada tahun 2015, Film Hantu Nancy patut di acungin jempol. Tiket terjual sampai di angka 35.982. Menandakan perjuangan para Crew, Kru, Aktor, Aktris dan pihak terkait yang penuh keseriusan dalam menghasilakan Karya Terbaik.

Alamat SMAN 5 Bandung

Bagi kalian yang penasaran untuk melihat secara langsung sekolah ini, Kalian bisa berkunjung untuk melihat secara dekat bangunan serta jendela yang tak bisa tertutup di SMAN 5 Bandung ini. Alamat SMAN 5 Bandung berlokasi di  Jl. Belitung No.8, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113.

sumber

Aug 12, 2020

Tempat Angker di Bandung Yang Cukup Seram

Cerita Misteri Indonesia • Tempat Angker di Bandung Yang Cukup SeramTakut tapi pensaran, itulah hal yang sering terjadi kepada sebagian besar pecinta cerita misteri. Membaca cerita misteri atau berkunjung ke tempat angker, selalu menjadi sesuatu yang mendebarkan karena rasa takut dan rasa penasaran yang bercampur menjadi satu.

Tempat Angker di Bandung Yang Cukup Seram
Tempat Angker di Bandung Yang Cukup Seram

Bandung, Kota modern yang maju dan terkenal dengan tempat-tempat menariknya memiliki sisi mistis. Banyak tempat angker yang dipercaya sampai saat ini. Bahkan saat jaman modern seperti ini, hal mistis yang mungkin banyak diabaikan oleh Kids Zaman Now.

Tapi lain cerita dengan kota bandung, Tempat angker di kota bandung masih banyak dipercayaan akan adanya. Tempat yang memiliki aura mistis di bandung, bisa dibilang menjadi tempat wisata misteri yang bisa bikin bulu kuduk merinding.

Yuk, kita simak 6 tempat angker di bandung yang menurut saya cukup membuat penasaran untuk disimak.

Berikut Listnya

1. Rumah Kentang

6 Tempat Angker di Bandung Yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Rumah Kentang Bandung menjadi salah satu tempat angker di bandung yang tak pernah lepas dari cerita mulut ke mulut. Tak hanya di jakarta, kota bandung bandung juga ada tempat misteri bernama rumah kentang yang memiliki alur cerita misteri hampir sama. 

Walau banyak simpang siur antara mitos dan fakta rumah kentang ini, namun cerita tentang keangkerannya sudah tersebar luas. Saya sendiri pernah melewati rumah kentang itu pada malah hari bersama teman-teman. Jalanan yang minim akan lampu penerangan membuat suasana rumah kentang ini terkesan seram.

2. Gedung Sate

Bangunan megah tempat dinas pejabat jawa barat ini, sepintas seperti bangunan megah pada umumnya. Namun siapa sangka Gedung yang menjadi ikon bersejarah di kota bandung ini menyimpam cerita mistis yang begitu kental.

Banyak cerita misteri yang beredar seputar gedung sate ini, seperti adanya lorong di dalam bangunan. Konon lorong tersebut adalah bekas pembantaian, maka tak heran kadang banyak suara aneh berasal dari lorong tersebut. Selain itu, sebuah jalan yang berada dibelakang bangunan gedung sate, katanya ada hantu bermuka rata.

3. Bandung Medical Center (BMC)

Sebuah rumah sakit yang sudah tak beroperasi meninggalkan jejak seram didalamnya. Sebelum dipindah ke rumah sakit sartiak asih, Bandung Medical Center adalah rumah sakit yang beroperasi seperti rumah sakit pada umumnya. 

Sekitar kurang lebih pada tahun 2017, masyarakat kota bandung bisa masuk kehalaman ini. Namun sekarang sudah gerbang sudah dikunci dan tidak diperbolehkan lagi ada yang masuk. Masih banyak bekas peralatan medis yang tersimpan disana.

Sarah Pujianto pernah mengalami hal aneh di Bandung Medical Center, yaitu dimintain tolong oleh makhluk astral bayi korban aborsi.

4. Patung Verbraak

6 Tempat Angker di Bandung Yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Patung seorang pastur yang berada di jalam ambon kota bandung ini, tak lepas dari cerita hororonya. Banyak diceritakan oleh orang-orang dari mulut ke mulut, bahwa mata patung verbraak ini bisa menengok. Jadi jika kalian mendekatinya pada malam hari, maka mata patung tersebut akan mengikuti kalian.



Konon, pastur katolik ini meninggal akibat kecelakaan pesawat, dan jasadnya dimakamkan di bawah patung tersebut, Penasaran?

Gaskuy, bagi kalian yang ingin kebenaran cerita misteri Patung Verbraak di taman maluku bandung, kunjungilah pada malam hari,  biar lebih menantang.

5. Rumah Patung Gurita

Rumah Gurita Bandung menjadi perbincangan hangat hingga saat ini,. karena masih terdapat mitos dan fakta yang masih belum terpecahkan.

Dari cerita yang beredar luas, bangunan dengan patung gurita hitam atau yang memiliki sebutan nama gereja setan ini. Dipercaya sebagai sarang pemujaan iblis. Walau sudah ada pengakuan dari ketua RT, bahwasannya rumah patung gurita adalah rumah biasa

Tapi cerita yang sudah dicerna oleh masyarakat adalah adanya sesuatu yang janggal dirumah ini, seperti tidak ada akses pintu menuju rumah tersebut. 

Saking serunya cerita yang membahas keangkeran dan misteri ini, rumah patung gurita diangkat ke sebuah layar lebar yang dibintangi oleh artis cantik Sandy Aulia.

6. Fly Over Kiaracondong

Jembatan layang kiaracondong sering terjadi kecelakaan. terlebih pada malah hari yang sepi, biasanya pengendara menancap gas dengan kecepatan tinggi. Selain rawan kecelakaan Jembatan Layang ini, sering ada begal pada tengah malam, maka dianjurkan jika jalanan sepi lebih baik lewat via jalam bawah.

Banyak juga cerita dari masyrakat yang pernah mengalami hal mistis di jembatan layang kiaracondong.

Salah satunya pria asal Cicadas Bandung yang sedang melintas di jembatan tersebut, Dia melihat seorang wanita yang sedang berjalan, kemudian dia dekati, namun tidak di gubris oleh wanita tersebut.

Kemudian wanita tersebut, naik ke pembatas jalan dan locat ke rel kereka api dibawah. Sontak pria itu kaget dan langsung melihat kebawah untuk memastikan keadaaan. Tapi ketika melihat dari atas, ternyata dibawah tidak ada keramaaain seperti terjadinya kecelakaan. Padahal jalanan dibawah masih banyak aktivitas orang lalu lalang berkendara.

Setelah melihat hal yang janggal, tiba-tiba pria tersebut merasakan aura dingin dan bulu kuduk merinding semua, tanpa pikir panjang pria tersebut pulang, dan ternyata diikuti oleh sosok gaib perempuan sampai rumahnya. Kejadian tersebut sudah diceritakan di acara nightmare side ardan radio.

"Tempat angker tersebut hanya beberapa dari banyaknya tempat angker di bandung. Masih terdapat puluhan tempat angker di bandung yang bikin penasaran dan tak kalah seramnya.

Cukup sekian dulu yah, artikel ulasan tempat misteri yang saya tulis kali ini. Sampai bertemu di artikel tempat angker lainnya. Jangan lupa untuk bagikan cerita misteri ini dengan menggunakan salah satu tombol share dibawah" sumber

Jul 30, 2020

Fakta, Mitos, dan Cerita Rumah Patung Gurita Bandung

Cerita Misteri Indonesia • Fakta, Mitos, dan Cerita Rumah Patung Gurita Bandung - Siapa yang tak tahu patung gurita bandung? Patung gurita menjadi salah satu tempat angker di bandung yang menyimpan misteri dan mitos sampai sekarang. Tidak semua masyarakat kota bandung mengetahui sejarah dan mitos tentang rumah gurita bandung ini.

Menelisik Keangkeran Rumah Patung Gurita Bandung
foto by yukeepo.com

Rumah Patung Gurita
 Hitam atau sebutan lainnya adalah gereja setan, menjadi tempat angker di bandung yang terus dibahas hingga oleh para blogger dan para vloger. Karena menyimpan berbagai  misteri dan mitos yang membuat penasaran orang, jadi disinyalir bahwa patung gurita bandung adalah tempat angker. Bahkan selain sebutan tempat angker, rumah patung gurita juga pernah dibilang sebagai sarang iblis.

Mitos Rumah Gurita Bandung

Menelisik Keangkeran Rumah Patung Gurita Bandung
foto by liputan6.com

Tempat ini juga pernah dirumorkan sebagai tempat berbagai aktivitas sesat, seperti pemujaan setan, hubungan seks bebas antar anggota, dan lain sebagainya. Meski sempat sempat di bantah oleh pemerintah setempat tentang aktivitas yang menyimpang karena tidak ditemukannya bukti-bukti kuat. Namun sebagian masyarakat sudah termakan rumor dan mempercayai adanya aktivitas pemujaan sesat.

Selain rumor tersebut, ada juga rumor lain yang menyebutkan bahwa bangunan ini dulunya bekas geraja. Karena bekas gereja dan dijadikan sekte sesat, makanya muncul lah nama rumah patung gurita ini sebagai gereja setan. Ada juga yang menceritakan bahwa tempat ini digunakan sebagai ajang penjudian, hal ini karena di kaca bangunan tersebut banyak terdapat gambar kartu domino.

Menelisik Keangkeran Rumah Patung Gurita Bandung
    foto by youtube
Saya sendiri sempat mendengar cerita-cerita dari teman saya, bawha tak ada akses untuk masuk ke rumah gurita ini. Dan kemungkinan salah satu akses masuknya adalah dari salah satu rumah warga yang mengelilingi bangunan besar tersebut. Bangunan megah dengan patung gurita berwarna hitam pekat serta mata berwarna merah membuat banyak orang yang penasaran. Ada salah seorang yang penasaran akan bangunan ini dan coba menelisik seputar banguan ini. Alhasil benar saja dia tidak menemukan pintu akses menuju bangunan tersebut. Bahkan dia mencari informasi ke ketu RT tersbut untuk mencari informasi tentang rumah gutita bandung tersebut.

Bantahan Rumah Patung Gurita Bukan Tempat Horor

Sempat beredar luas dan viral baru-baru ini kerana ada pembahasan di tweet salah seorang pengguna twitter tentang keangkeran dan hal aneh di rumah patung gurita ini. Namun hal tersebut langsung dibatah oleh salah seorang yang membalas di tweet tersebut. Berikut Screenshotnya yang saya ambil dari twitter.com.

Rumah Gurita Bandung di Angkat ke Film

Menelisik Keangkeran Rumah Patung Gurita Bandung
foto by wikipedia

Jose Purnomo sebagai sutradara ternama dalam perfilem horror megangkat cerita horor rumah gurita bandung ke dalam sebuah film yang berjudul "Rumah Gurita" pada tahun 2014, dan tayang dilayar lebar pada tahun 2015. Dibintangi oleh aktris papan atas sandy aulia, film rumah gurita ini menceritakan tentang anak yang memiliki kelebihan (indra keenam) dan mengungkap bahwa dulunya rumah ini dijadikan sebagai rumah pemujaan setan.

Alamat Rumah Gurita Bandung

Bagi kalian yang belum tau atau ingin melihat rumah gurita tersebut lebih dekat, berikut alamatnya. Alamat: Jl. Terusan Sukadamai I No.6, Sukagalih, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162

Percaya atau tidak tentang tempat angker rumah patung gurita itu tergantung pendapat masing-masing pribadi. Ada yang menyebutkan rumah ini memang angker, ada juga yang menyebutkan cerita yang beredar di masyarakat hanya mitos semata. sumber

Jul 23, 2020

Teror Arwah Penasaran Korban Tumbal

Teror Arwah Penasaran Korban Tumbal
Teror Arwah Penasaran Korban Tumbal

Cerita Misteri Indonesia • Ada rumor Joko menjadi arwah penasaran karena kematiannya akibat dijadikan tumbal. Namun, Bambang tak memercayainya.

Raut wajah Bambang saat itu terlihat tidak menyenangkan. Duduk di bangku parkiran rumah sakit, Bambang tidak mengucap sepatah kata pun meski di tempat itu dia tidak sendiri. Bambang lalu mengambil rokok yang tergeletak dan ia sulut. Setelah satu sedotan, dia terlihat agak tenang.

“He, Pak, itu tadi rokoknya siapa, asal ambil aja,” protes Soni Sempak.

“Nggak tahu, pokoknya aku isep aja. Anggap aja sila kelima Pancasila,” balas Bambang.

Tak mau berdebat, Soni memilih untuk bertanya kenapa Bambang terlihat lesu. Bambang tadinya semangat ketika katanya ada perintah untuk menjemput pasien. Tapi pulangnya dia malah tampak lesu.

“Son, aku tadi jemput Melati tetanggaku. Dia gantung diri di kamar, tapi untung selamat gara-gara ditemuin sama Bapaknya dan aku nganter ke rumah sakit ditemani Bowo pakdenya Melati. Kampungku lagi gawat, Son. Dalam waktu berdekatan hampir ada dua orang meninggal, yang satu malah jadi arwah penasaran.”

“Lho, si Joko jadi arwah gentayangan, Pak? Jadi rumor itu ternyata si Joko?”

“Iya, Son. Dia meninggalnya juga bunuh diri. Tapi, rumor yang beredar, dia meninggal karena jadi tumbal. Ada yang ketemu hantunya dan arwah Joko itu minta tolong. Tapi menurutku itu bohong, Son. Orang-orang paling nggak mau ikhlasin utangnya si Joko. Aku nggak percaya kalau belum ketemu sendiri.”

Joko meninggal gantung diri di rumahnya. Rumahnya akhirnya kosong tak berpenghuni. Tidak satu pun orang berani lewat rumah Joko setelah jam 9 malam. Kampung yang sebenarnya ramai jadi sepi semenjak kematian Joko. Beredar kabar Joko gentayangan dan sering menakuti orang yang melewati rumahnya.

Sif Bambang berakhir jam 9, namun karena keasyikan main samgong, dia pulang jam 11 setelah dimarahi istrinya. Dia pulang naik motor pelan-pelan. Sesampainya di gapura kampung, Bambang mulai kepikiran untuk iseng. Dia ingin membuktikan kalau orang kampung itu hanya bohong tentang cerita arwah penasaran Joko. Maka Bambang dengan membelokkan motor ke arah rumah Almarhum Joko.

Baru jam 11, suasana sudah sepi. Biasanya masih ada anak muda madesu yang mabuk-mabukan, tapi sekarang warga memilih menutup pintu rumahnya rapat-rapat. Bambang jadi teringat game yang dimainkan anaknya, kalau nggak salah namanya Residen Avril.

Kediaman Joko tinggal 3 rumah lagi, dan sejauh ini baik-baik saja.

“Arwah penasaran mah kecil. Jenazah aja sering kuajak ngobrol,” gumam Bambang.

Tiba-tiba motor Bambang mogok, Jupiter Z kreditan itu mendadak mati. Bambang mulai bergidik, masak orang gentayangan bisa matiin mesin. Kok sangar. Tapi Bambang tak ambil pusing, dorong saja toh sudah dekat ini.

Mendekati rumah Joko, Bambang melihat seseorang berdiri di depan pagar. Bambang lalu memanggil orang tersebut. “Mas, mau nagih utang swargi Joko ya? Besok aja, jam segini masak nagih utang.”

Orang tersebut tidak menengok ke arah Bambang. Karena gelap Bambang pun tidak bisa melihat dengan jelas muka orang tersebut. Tapi apa yang diucapkan orang itulah yang membuat Bambang gemetaran.

“Aku Joko, Pak Bambang. Tolong aku, Pak.”

Bambang akhirnya melihat siapa orang itu. Ternyata rumor arwah penasaran itu benar, orang itu ternyata Joko. Joko mendekati Bambang perlahan, yang masih mematung karena ketakutan. Tiba-tiba saja kepala Joko putus dan belatung keluar dari leher Joko. Leher almarhum Joko memang patah sewaktu dimakamkan.

Tangan Joko meraih kepalanya yang terjatuh dan memberikannya kepada Bambang. “Pak, tolong, Pak… kepalaku hilang, Pak….”

Bambang langsung mengumpat. “Cocotmu suwek! Aku ra weruh ndasmu neng endi. Mbok tulung, Jok, aku ojo diwedeni. Jan dewe konco kentel. Jok, cicilanku akeeeh, Jok.”

Joko langsung mundur sembari masih memegangi kepalanya. Belatung-belatung gemuk yang berpesta berjatuhan dari leher Joko. Bambang tidak menyangka bahwa uji nyali iseng malah membuat dirinya bertemu arwah penasaran tetangga. Ia langsung mendorong motornya sambil setengah berlari. Dua rumah terlewat, tiba-tiba motornya hidup. Bambang pun langsung gas pol motornya.

Tapi dia masih bisa mendengar Joko teriak kepadanya, dan itu membuat dia bingung.

Esok harinya Bambang meminta kepala desa dan kepolisian untuk mengecek kuburan Joko sekali lagi. Ternyata setelah digali, yang dikatakan Joko semalam benar. Kepala Joko hilang, dan dia gentayangan untuk memberi tahu orang-orang.

Di ujung desa, Pak Busrowi membuka pintu. Bowo berdiri di depan pintu dan menatap tajam Busrowi. Mereka tidak membahas isu arwah penasaran, tapi mereka akan membahas sesuatu yang penting.

“Bowo, tumbalnya kurang satu. Ponakanmu, Melati, selamat.” sumber

Jul 20, 2020

Asal Muasal Citarum dan Penguasanya

Cerita Misteri Indonesia • Sungai Citarum selalu dituding sebagai penyebab utama terjadinya banjir di kawasan Kabupaten Bandung, juga daerah-daerah lain di sepanjang aliran sungai terbesar sekaligus terpanjang di Provinsi Jawa Barat itu. Induk sungai ini berhulu dari tujuh mata air yang berinduk dari sumber-sumber mata air lainnya yang ada di kawasan gunung-gunung besar yang berada di sekeliling kawasan Bandung.
Asal Muasal Citarum dan Penguasanya
Asal Muasal Citarum dan Penguasanya
Dari selatan ada anak sungai besar bernama Cisangkuy, dan dari utara ada anak sungai Cikapundung. Kedua anak sungai tersebut bermuara di Citarum, kawasan bekas Ibukota Bandung lama, yakni Baleendah dan Dayeuhkolot. Karena itu sangat wajar kiranya, jika pada puncaknya musim penghujan tiba, kedua titik ini dapat dipastikan akan dilanda luapan air sungai yang melimpah, alias banjir.

Tahun ini, berdasar pengakuan para penduduk perkampungan korban banjir di kedua daerah tersebut, merupakan banjir terbesar. Di samping luapan banjir yang begitu cepat, juga kawasana yang terkena banjir pun semakin luas. Rumah-rumah atau perkampungan yang biasanya tidak terkena, kini ikut terendam banjir. Bahkan jalan raya yang sengaja dibangun lebih tinggi pun, ikut pula tergenang, sehingga berdampak terputusnya arus transportasi.

Terlepas dari cerita tentang banjir, sebagaimana hasil investigasi Misteri, di balik namanya yang terkenal itu, Citarum ternyata banyak menyimpan cerita misteri yang menarik digali sekaligus diketahui. Konon, nama Citarum sebagai sebuah sungai tua sudah ada sejak zaman sebelum kota Bandung terbentuk. Bahkan, nama Citarum sudah dikenal dan sudah ada jauh tatkala kawasan Bandung masih berupa cekungan, atau sebelum terjadinya pristiwa Bandung menjadi sebuah danau raksasa, yang lebih masyhur dikenal dengan nama telaga. Ini terjadi untuk jangka waktu ratusan tahun lamanya.

Sebagaimana catatan sejarah yang dapat dibaca, bahwa konon kawasan Bandung dulunya masih berupa hutan, dengan cekungan yang ada di bawah kaki Gunung Sunda. Di bagian utara cekungan ini sejak dulunya telah dibelah oleh sebuah aliran sungai bernama Citarum, yang titik hulunya berasal dari sebuah gunung lain di kawasan selatan, dengan arah alirannya menuju ke barat hingga menembus sebuah gunung lainnya yang ada disana, sebelum akhirnya terus mengalir ke kawasan luar Bandung yang ada di sebelah barat.
Asal Muasal Citarum dan Penguasanya

Karena suatu peristiwa alam yang menghebohkan, yakni meleutusnya Gunung Sunda yang disebutkan berada di bagian utara Bandung saat ini, maka dampaknya antara lain terjadinya luapan larva, serta bebatuan-bebatuan besar. Kesemuanya itu mengalir memenuhi aliran Sungai Citarum.
Karena aliran Sungai Citarum menuju ke laut yang berada di bagian barat Pulau Jawa yang sebelumnya harus melewati terowongan sungai di bawah Gunung Sunda, oleh sebab banyaknya bebatuan yang terbawa serta limpahan larva akhirnya tersumbat. Aliran sungai yang melewati terowongan secara otomatis tertampung di antara cekungan Bandung. Karena peristiwa ini, konon, untuk sekian ratusan tahun lamanya kawasan Bandung pun terendam dan berubah menjadi sebuah danau atau telaga raksasa. Hingga pada priode ratusan tahun berikutnya sumbatan bebatuan itu kembali terkikis dan Bandung pun kembali berubah menjadi daratan yang dialiri oleh banyak sungai-sungai kecil, yang kesemuanya berinduk pada sebuah sungai besar bernama Citarum.

Kendati demikian, siapa sangka kalau Citarum yang selalu dituding sebagai pangkal penyebab banjir di kawasan Bandung itu asal muasalnya adalah dari sebuah selokan, atau setidaknya hanyalah sebuah sungai kecil yang berasal dari kawasan hutan Gunung Wayang, Pangalengan. Menurut cerita, sedikitnya ada tujuh atau lima buah sumber mata air yang kemudian mengalir membentuk Sungai Citarum. Sumber-sumber mata air itu mengalir dari sela-sela bebatuan di puncak Gunung Wayang itu kesemuanya mengalir dan tertampung pada sebuah kolam penampungan kecil yang berada di bagian kaki gunung setinggi 2181 meter diatas permukaan laut tersebut. Akhirnya air tersebut mengalir melalui selokan-selokan kecil yang membelah areal pesawahan dan perkampungan.

Namun, siapa sangka pula bahwa sumber air yang tertampung pada kolam kecil di kaki Gunung Wayang itu, sejak lama dikenal sebagai sumber air keramat. Pada setiap hari atau bulan-bulan tertentu, sumber air tersebut kerap didatangi banyak peziarah yang bertujuan mendapatkan berkah.
“Sumber air ini merupakan sumber air keramat yang ada di Gunung Wayang, di samping tempat-tempat lainnya yang berada di atas bagian gunung ini,” jelas Pak Oman (63), sesepuh setempat yang kepada Misteri.
Asal Muasal Citarum dan Penguasanya

Disampikan pula oleh Pak Oman, bahwa disamping banyak didatangi oleh para peziarah yang tujuannya bermacam-macam, sejak lama sekali kawasan Gunung Wayang telah menjadi semacam tempat wajib yang mesti diziarahi oleh mereka yang berhasrat menjadi dalang.

“Hampir semua dalang besar yang namanya kini terkenal, pasati pernah mendatangi gunung ini,” tandasnya.

Selain sumber air keramat, di kawasan ini pun terdapat sebuah makam petilasan yang dianggap sebagai bagian leluhur pegunungan gaib hulu Citarum. Makam tersebut berada tepat di sebelah kanan sumber air dan dikenali dengan sebutan Makam Eyang Dipati Ukur.
“Bisanya, setelah melakukan ritual mandi di sumber air Citarum, maka selanjutnya para peziarah pun melakukan ziarah ke makam Eyang Dipati Ukur. Mereka umumnya melakukan ritual pengukuran tongkat,” tambah Pak Oman.

Lebih lanjut kakek puluhan cucu ini menjelaskan, bahwa ritual tongkat yang dipotong sepanjang dua rentangan tangan (Sadeupa: B. Sunda) itu merupakan sibol keberuntungan. Biasanya, setelah melakukan ritual khusus peziarah akan melakukan pengukuran makam dengan tongkat tersebut. Kalau ternyata panjang makam sama dengan tongkat, maka segala permaksudan si peziarah akan tercapai. Sebaliknya, bila panjang tongkat tidak sama dengan panjang makam, maka permaksudannya masih belum saatnya terkabulkan. Uniknya, ada saja peziarah yang mengalami kejadian seperti ini. Aneh, memang. Tapi begitulah kenyataan yang terjadi.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun Misteri, alur Sungai Citarum yang mengalir dari hulu hingga ke titik paling akhir dari kawasan Bandung, konon terbagi dalam dua alur kekuatan dimensi gaib. Dari arah hulu hingga titik tengahnya yang berada di sekitaran kawasan Daeyeuhkolot, memiliki penguasa gaib yang berwujud seekor kerbau siluman yang tanduknya yang seperti patah menggelantung ke bawah, atau dalam istilah masyarakat setempatnya disebut Munding Dongkol.
Menurut pengakuan kebanyakan masyarakat sepuh di sana, konon kemunculan kerbau jejadian ini biasanya terjadi menakala air Sungai Citarum akan meluap atau banjir. Kerbau jejadian tersebut jika kebetulan ada yang melihat penampakannya dan dia sedang berenang di tengah sungai dari arah hulu ke titik batas kekuasaannya, maka dapat dipastikan banjir besar akan berlangsung.

“Seperti pada saat akan terjadinya banjir besar akibat meluapnya Sungai Citarum pada sekitar tahun 1986 silam. Dengan mata kepala sendiri, saya sempat menyaksikan penampakkan kerbau siluman Munding Dongkol itu. Dia sedang berenang-renang di tengah sungai. Namun pada saat menjelang banjir besar sekarang saya tidak melihatnya. Mungkin ada orang lain yang sempat melihatnya,” cerita Pak Oyo (50), penduduk sebuah perkampungan di Dayeuhkolot.

Dijelaskan pula, Munding Dongkol yang biasanya muncul sebagai pertanda akan terjadinya banjir itu, yang akan terlihat cuma bagian kepalanya saja. “Dia akan nampak seperti kerbau yang tenggelam dan mengalir terbawa arus!” tandasnya.

Sementara itu, dari kawasan Dayeuhkolot hingga ke alur paling akhir, yakni di ujung paling barat kawasan Badung, konon Sungai Citarum ini memiliki penunggu gaib lainnya, yang berwujud seekor ular besar berwarna hitam dengan lingkaran putih dibagian lehernya, atau menyerupai kalung. Ular jejadian ini oleh masyarakat setempat dikenali dengan sebutan Raden Kalung. Penamaan ini konon karena asal muasal si ular merupakan seorang putera bupati yang sempat mengawini perempuan dari bangsa jin.

Raden Kalung menjadi penguasa gaib Sungai Citarum konon tidak lain adalah atas perintah ayahandanya sendiri.

“Raden Kalung itu merupakan penunggu sungai yang baik, karena biasanya dia akan membantu menolong orang-orang yang tenggelam di sungai. Terutamanya adalah mereka yang memiliki hubungan saudara dengannya, ” cerita Mardiyah (65), seorang ibu yang ditemui Misteri dan ditinggal di sebuah perkampungan tepian Citarum.

Lebih lanjut dijelaskan oleh wanita tua yang juga mengaku memiliki hubungan keturunan dengan sosok Raden Kalung ini, bahwa konon wujud sebenarnya dari ular jadi-jadian itu ialah bagian kepalanya merupakan kepala manusia. Persisnya kepala seorang laki-laki berwajah tampan.
Mengiringi cerita terjadinya banjir besar yang melanda kawasan Bandung tahun ini, warga di beberapa perkampungan yang ada di dua kecamatan berbeda, yakni Baleendah dan Dayeuhkolot, dalam selang waktu yang berbeda pula, sempat dihebohkan oleh sebuah kejadian aneh. Ketika air Sungai Citarum itu meluap hingga menggenangi daratan, warga di kedua perkampungan tersebut dikabarkan sempat mendapat dua ekor ular berukuran yang sangat besar. Ular tersebut berjenis sanca kembang dengan ukuran panujang sekitar enam meteran.

Keanehan ular tersebut hingga kini masih menjadi cerita dan tanda tanya yang belum terjawab. Diceritakan, setelah kedua ular tersebut berhasil di tangkap secara beramai-ramai oleh masing-masing warga di kedua kampung tadi, esok paginya kedua hewan itu sama-sama hilang dari kandangnya. Padahal, kedua ular tersebut disimpan dalam sebuah tempat berupa peti dari kayu yang besar dan siangnya sempat menjadi tontonan di tengah bajir. Yang tak kalah aneh, peti tempat penyimpanannya masih dalam keadaan utuh.

Apakah kedua ekor ular itu merupakan sosok gaib yang menjadi bagian dari penunggu Sungai Citarum? Atau jangan-jangan hewan itu merupakan perwujudan dari penguasa gaib bernama Raden Kalung? Sungguh sebuah pertanyaan menggelitik yang selamanya selalu menarik untuk terus diterlusuri.

BOKS:
CITARUM
DI ZAMAN TARUMANEGARA

Situs Batujaya Karawang diduga merupakan sisa-sisa peninggalan dari Kerajaan Tarumanagara. Demikian juga dengan situs candi yang ditemukan di daerah Bojongmenje Rancaekek, Kabupaten Bandung. Makna kedua temuan ini bagi masyarakat Jawa Barat merupakan suatu hal yang sangat berarti untuk memperjelas keberadaan orang-orang Sunda dalam pentas sejarah di Pulau Jawa pada masa klasik, yaitu masa sebelum pengaruh Islam masuk dan berkembang.

Temuan Candi di Batujaya Karawang erat kaitannya dengan Prasasti Tugu, yaitu prasasti yang terdapat di Desa Tugu, dekat Tanjung Priok. Dalam Prasasti Tugu tersebut dinyatakan bahwa Raja Purnawarman memerintahkan untuk menggali dua kanal, yaitu Candrabaga dan Gomati, di mana kedua kanal tersebut alirannya terlebih dahulu dibelokkan ke sekitar istananya dan kemudian dialirkan kembali ke muara.

Panjangnya kanal tersebut setelah digali sejauh 6.122 tumbak, oleh Prof. Dr. Poerbatjaraka diperkirakan panjangnya 11 km. Jika perkiraan Purbatjaraka ini digunakan sebagai patokan dalam menelusuri bekas reruntuhan keraton Tarumanegara, maka situs Batujaya tersebut merupakan lokasi yang paling tepat untuk diasumsikan sebagai lokasi bekas keraton Raja Purnawarman. Ini karena jarak antara lokasi situs dengan Muara Bendera (tempat terpecahnya aliran sungai Citarum menjadi dua, yaitu yang menuju Muara Pakis dan yang menuju Muara Gembong) berjarak sekitar 11 kilometer. Perkampungan yang terletak antara dua pecahan aliran Sungai Citarum sampai bibir Pantai Pakis dan Muara Gembong merupakan sebuah delta yang terus mengalami pendangkalan akibat kegiatan sedimentasi yang dibawa oleh aliran Sungai Citarum.

Dugaan bahwa pantai purba tempat bermuaranya kanal Candrabaga dan Gomati yang digali oleh Raja Purnawarman terletak di Muara Bendera, berdasarkan pada kegiatan sedimentasi sungai yang terjadi pada aliran Sungai Citarum. Dari arah hulu, aliran sungai membawa sumber-sumber endapan seperti sampah dan lumpur yang kemudian membentuk delta pada Muara Bendera tersebut. Akibat sedimentasi yang terus menerus tersebut, telah memperbesar areal delta dan memecah aliran Sungai Citarum menjadi dua, yaitu yang menuju Muara Pakis dan yang menuju Muara Gembong.
Jarak antara Muara Bendera ke Muara Pakis sekarang sekitar 12 km dan yang menuju Muara Gembong kira-kira berjarak 15 km. Penelitian geologi di daerah sekitar Muara Bendera mungkin akan memberikan jawaban yang lebih akurat tentang dugaan letak muara purba seperti yang tertulis dalam Prasasti Tugu. sumber facebook

Jul 19, 2020

Kisah Nyata Kejar Tuyul di Kuburan Angker

Cerita Misteri Indonesia • Kisah Nyata Kejar Tuyul di Kuburan Angker - Warga di Dusun Temu, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta sempat dihebohkan penangkapan tuyul yang dilakukan seorang pemuda bernama Yudarwandi.

Kisah Nyata Kejar Tuyul di Kuburan Angker

Sejak rekaman video klaim penangkapan mahluk halus itu viral di media sosial, rumah Yudarwandi pun sempat dipadati warga karena penasaran melihat langsung wujud asli dari sosok setan yang memiliki ukuran badan mungil tersebut.

Seperti dikutip dari Harianjogja.com--jaringan Suara.com, Yudarwandi mengaku penangkapan terhadap tuyul itu dilakukan pada Jumat (22/11/2019) malam. Mahluk tak kasat mata itu ditangkap saat Yudarwanti hendak pulang ke rumah selepas mengaji.

"Sosok anak kecil ini di atap rumah orang. Saya langsung turun dari sepeda motor. Saya ikutin petunjuk dari mbah saya dulu, saya kunci dulu (dengan rajah),” kata Yudarwandi.

Dia mengaku, baru berhasil meringkus tuyul itu setelah mengejarnya hingga ke sebuah kuburan. Setelah berhasil ditangkap, dia mengaku memasukkan tuyul tersebut ke sebuah toples.

“Saya putar balik motor saya ke arah kuburan, benar di situ ada tuyul sudah kelimpungan. Di situ terjadi proses penarikan kembali. Saya sempat merasa didorong sesuatu dari belakang karena itu di kuburan angker. Saya kejar, akhirnya saya empaskan ke tanah,” katanya.

Dia pun mengaku sedari kecil kerap bersinggungan dengan hal-hal mistis. Dari kesukaannya dengan dunia gaib, Yudarwandi pun mengaku mendapatkan jimat yang diberikan gurunya.

“Saya sejak kecil memang suka hal-hal yang spiritual. Saya lalu dikasih mbah (guru spiritual) saya, yaitu rajah asma syir, namanya. Kalau kamu mengamalkan ini dan rajahnya ini, terus tarik napas insyaallah akan selamat,” katanya. sumber

Jul 16, 2020

5 Hantu Legendaris Dalam Budaya Aceh

Cerita Misteri Indonesia • 5 Hantu Legendaris Dalam Budaya Aceh - Hantu atau dalam istilah kebudayaan Aceh disebut burōng merupakan jenis mahkluk gaib berbentuk mayat hidup terbungkus kain kafan. Bila berjalan kakinya tidak menjejak tanah, tetapi melayang-layang beberapa sentimeter di atas permukaan tanah. Suaranya seperti suara wanita menangis sedih. Di Aceh, suara burōng dikenal dengan bunyi “meu ‘i-‘i” (tersedu sedan).
5 Hantu Legendaris Dalam Budaya Aceh
ilustrasi

Demikian penjelasan akademisi IAIN Ar-Raniry Husaini Ismail, dalam bukunya: Burōng, Suatu Analisa Historis Fenomenologis dan Hubungannya Dengan Animisme, Dinamisme, dan Hinduisme Dalam Masyarakat Islam Aceh, terbitan Erlangga, 1990.

Pada bab 2 buku tersebut, Husaini Ismail menulis: Makhluk aneh ini sering bergentayangan pada malam hari, terutama pada malam Jumat. Inilah sebabnya setiap malam Jumat semua rumah penduduk tutup sehabis shalat Magrib, karena takut akan gangguan makhluk halus tersebut.

Hal menarik lainnya yang dikupas oleh Husaini Ismail adalah, burōng yang bergentayangan itu memiliki misi menambah jumlah calon pengikut yang kelak akan dijadikan sebagai anggota baru, yang juga akan bertugas menakut-nakuti manusia dan kemudian mencari calon anggota baru.

Terkait itu, Husaini menulis: Untuk menambah jumlah burōng, sasaran serangannya diarahkan kepada semua wanita hamil, wanita bersalin (Aceh: madeueng), dan anak-anak yang baru lahir sampai lepas susuan. Apabila serangannya tersebut berhasil (mangsanya mati), maka lahirlah burōng-burōng baru sebagai generasi penerus.

Di masa penjajahan Belanda, cerita-cerita tentang hantu di Aceh, membuat kaum penjajah ketar-ketir. Dikutip dari Liputan6.com, dituliskan oleh Letnan H Aars, dalam sebuah buku berjudul Tjerita-Tjerita Dari Negeri Atjee, yang diangkatnya berdasarkan cerita Letnan JP Schoemaker, seorang pengarang asal Belanda yang menulis buku Hikajat Prang di Edi.

Di buku Tjerita-Tjerita Dari Negeri Atjee setebal 73 halaman yang terbit pada 1891 itu, Letnan H Aars menaruh kisah hantu tersebut pada halaman pertama, dengan judul Tjerita Deri Satoe Setan.

“Tempo tjerita ini, tidak berbrapa djaho dari Kota Radja, ada satoe benteng. Maka benteng ini sekarang soedah di rombaq. Tempo waqtoe tjerita ini kelilingnya itoe, melajinkan ada rawah-rawah sadja,” tulis H Ars dalam pembuka bukunya.

Berikut ini beberapa hantu legandaris yang hidup di dalam kebudayaan masyarakat Aceh:

1. Burōng Tujöh

Burōng tujöh adalah hantu yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Jumlahnya tujuh dan berpakaian seperti kuntilanak dalam mitologi Jawa. Syarat menjadi burōng tujöh haruslah perempuan yang meninggal ketika melahirkan.

korps hantu tersebut biasanya bergerak di atas pukul 00.00 WIB dan mendatangi rumah-rumah yang ada wanita baru melahirkan. Hantu ini, menurut keterangan beberapa syaman (semacam dukun, tapi tugasnya hanya untuk mengobati orang kerasukan) dibangkitkan oleh seorang dukun dari kuburan-kuburan umum di kampung.

Grup hantu ini sempat mendominasi kisah-kisah seram di Aceh di bawah tahun 90-an. Setelah kemajuan era di Aceh dan semakin banyak generasi Aceh yang bersekolah tinggi, kisah-kisah gangguan korps hantu tersebut semakin jarang terdengar.

2. Burōng Tuleueng

Hantu berupa kerangka yang berjalan di malam hari di tengah-tengah kampung yang sepi. Kehadiran hantu ini sering diawali dengan suara tak-tuk, berupa bunyian benda keras yang mengenai batu jalanan. Tidak jelas jenis kelamin hantu tersebut. Karena tidak satu pun yang bisa menunjukkan identitas asli burōng tuleueng. Mungkin hantu jenis ini serupa dengan intelijen yang sedang menjalankan misi sangat rahasia.

3. Burōng Meu-aneuk

Hampir serupa dengan korps burōng tujöh, berjenis kelamin perempuan dan berpakaian seperti kuntilanak. Tapi ketika melaksanakan misi kehantuan di malam hari, bergerak sendiri, terbang ke sana-kemari sembari mengganggu perempuan yang baru melahirkan. Burōng ini, menurut hikayat para syaman, berasal dari perempuan yang meninggal dunia karena melahirkan.

4. Nek Rabi Tanjong dan Pocut Siti

Kedua hantu perempuan ini sangat legendaris di Aceh Besar. Berasal dari arwah yang bangkit menuntut balas setelah hamil di luar nikah dan dibunuh oleh kekasihnya. Ciri khas seseorang yang kesurupan arwah Nek Rabi Tanjong adalah pada permintaan sesaji. Khusus untuk yang kesurupan arwah Pocut Siti, akan selalu meminta kuah gulai kambing berbulu seribu.

5. Arwah Halimah Jurang Seunapet

Hantu yang ini termasuk makhluk halus yang lahir pada milenium kedua. Muncul pada tahun 2014, setelah ditulis oleh seorang blogger dalam blog burongtujohblogspot.com.

Dalam cerita itu dikisahkan bila di masa lampau ada seorang gadis bernama Halimah yang diperkosa oleh beberapa pemuda dan kemudian dibunuh. Jasadnya ditanam di sebuah jurang di bawah jembatan Seunapet, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar. Hantu yang termasuk kelas milenial tersebut sempat diperbincangkan oleh publik Aceh setelah muncul pertama kali di blog tersebut. sumber

Jul 15, 2020

Tempat Angker! Bus Hantu di Alas Mantingan

Cerita Misteri Indonesia • Tempat Angker! Bus Hantu di Alas Mantingan - Alas Mantingan merupakan kawasan hutan yang masuk dalam Jalur Mantingan-Ngawi di selatan Pulau Jawa yang cukup ekstrim untuk dilewati. Penyebabnya tidak lain adalah kondisi jalan yang tidak baik, banyak terdapat tikungan, dan minim penerangan saat malam hari. Tak terhitung lagi jumlah korban jiwa yang meregang nyawa di lokasi ini.
Tempat Angker! Bus Hantu di Alas Mantingan
Tempat Angker! Bus Hantu di Alas Mantingan

Selain karena kondisi medan yang cukup ekstrim, ternyata ada hal mistis yang menyelimuti Alas Mantingan sehingga sering memakan korban. Alas Mantingan termasuk kawasan yang telah dikenal sejak Peradaban Hindu-Buddha, bahkan namanya sering disebut dalam kitab Babad Tanah Jawa.

Menurut kisah yang beredar, dahulu kala Alas Mantingan menjadi medan pertumpuran antara pasukan Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit dan Raden Patah dari Kesultanan Demak. Saat itu pasukan Raja Brawijaya V kalah jumlah dengan pasukan Raden Patah yang mencapai seribu orang.

Residual energi dari aprajurit-prajurit Raja Brawijaya V yang gugur tak jarang menampakkan dirinya kepada para pengemudi yang melewati kawasan Alas Mantingan. Terdapat satu cerita tentang mobil mogok yang tiba-tiba diteror pasukan hantu dibalik pepohonan Alas Mantingan .

Teror Pasukan Hantu

Cerita dimulai ketika seorang pengemudi yang akan menuju arah Ngawi dari Jogja dengan mengendari mobil baru. Namun ketika telah sampai di kawasan Alas Mantingan mobil yang masih baru tersebut tiba-tiba mogok. Kondisi jalan yang sepi semakin mencekam seiring dengan datangnya kabut yang membuat tengkuk bergidik.

Menurut kesaksian pengemudi, saat kabut menutupi jalan banyak sosok perajurit berdiri berjejer dengan kondisi tubuh hancur. Berbagai macam posenya mulai dari ngesot, berdiri pincang dengan anggota tubuh tidak lengkap, bahkan ada yang menenteng kepalanya sendiri. Melihat pemandangan tersebut dang pengemudi tak bisa berbuat banyak selain memohon perlindungan kepada sang pencipta.

Pemandangan tersebut tidak berlangsung terlalu lama. Seiring dengan hilangnya kabut, rombongan pasukan hantu turut hilang dari pandangan dan mobil pun kembali bisa dinyalakan. Dengan segera pengemudi tersebut menancap gas dalam-dalam dan segeral berlalu dari Alas Mantingan.

Bus Hantu

Pada akhir tahun 1990an hingga awal tahun 2000an banyak kesaksian dari para pengemudi malam yang melihat bus hantu berpenumpang pocong di kawasan Alas Mantingan. Penampakan bus hantu ini berwarna putih polos yang berjalan berlawanan arah dengan kendaraan lain saat jalanan sepi. Fenomena bus hantu seringkali dijumpai pada hari Selasa dan Jumat Kliwon. Diduga bus hantu ini merupakan perwujudan residual energi masa lampau dari kecelakaan bus di Alas Mantingan yang semua penumpangnya meninggal dunia. sumber

Jul 14, 2020

Sentuhan Mahluk Halus di Kepala Bagian Kanan

Cerita Misteri Indonesia • Sentuhan Mahluk Halus di Kepala Bagian Kanan - Carport rumah kosong di sebuah komplek perumahan mewah sering dimanfaatkan orang untuk parkir mobil. Hanya saja, kejadian mengerikan yang dialami pemilik Toyota Rush ini mungkin membuatnya tak ingin lagi parkir di tempat itu.
Sentuhan Mahluk Halus di Kepala Bagian Kanan
gambar ilustrasi
Rumah besar dan kosong selalu menyisakan kisah misterius tersendiri. Perpaduan desain mewah yang terkesan angkuh tapi tak dihuni, selalu meninggalkan tanya.

Ingat rumah mewah di Pondok Indah yang terkenal angker? Bahkan difilmkan. Cerita-cerita seram seperti rumah Pondok Indah pun terjadi di tempat lain.

Di Kota Malang pun rupanya banyak rumah besar dan mewah yang tak berpenghuni. Meskipun berada di kompleks perumahan mewah, tak lantas membuatnya jauh dari kesan mengerikan.Â

Menolak akan anggapan tersebut, rumah mewah di Malang yang tak berpagar itu kerap dipakai untuk parkir mobil beberapa orang. Biasanya tetangga kanan dan kiri rumah kosong itu.Â

Tak ada kejadian aneh sebelumnya, selain beberapa orang yang mengaku melihat sekelebat penampakan-penampakan yang disebut biasa muncul. Hingga akhir Juni 2019 lalu, seorang laki-laki memarkirkan mobilnya di depan rumah kosong tersebut, karena sedang ada urusan dengan pemilik rumah di sebelah rumah kosong itu

Si laki-laki pemilik Toyota Rush hitam itu pun merasa biasa saja mengambil mobil yang terparkir di sana. Sebab, bukan sekali dua kali dia parkir dan meninggalkan area tersebut malam hari. Sering.Â

Hanya saja, di akhir Juni itu kejadian menyeramkan dia alami. Seolah tak terjadi apa-apa, pemilik mobil itu masuk ke kursi pengemudi. Tak lama setelah dia duduk di balik kemudi, kepala sisi kanannya disentuh dari belakang.

Padahal tak ada satu pun orang yang berada di dalam mobil tersebut. Si pemilik mobil ini sendirian. Seketika si pemilik mobil ini mengaku merinding dan langsung menyalakan mesin lalu tancap gas.Â

Lalu siapa yang menyentuhnya? Tetap tak ada siapa-siapa di dalam Rush hitam itu, setelah si pemilik mobil memastikan saat sudah cukup jauh meninggalkan rumah kosong di komplek perumahan mewah Kota Malang itu. sumber

Cerita Misteri Alas Roban dan Legenda Batang

Cerita Misteri Indonesia • Cerita Misteri Alas Roban dan Legenda Batang - Alas Roban yang terletak di jalur pantura, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyimpan segudang misteri. Jalanan curam dan berkelok yang di kelilingi pepohonan lebat di kiri dan kanan tentu membuat siapapun merinding saat melintas.
Cerita Misteri Alas Roban dan Legenda Batang
Cerita Misteri Alas Roban dan Legenda Batang

Alas Roban merupakan salah satu jalur pos yang dibangun gubernur Herman Willem Deandels zaman penjajahan Belanda. Jalur ini merupakan jalur vital sangat tua yang juga keramat.

Sering terjadi kecelakaan di jalur ini yang mayoritas disebabkan rem blong. Kidah misteri di sana diungkap pengelola kanal Youtube Kisah Tanah Jawa.

Alas Roban memiliki kontur tanah berbentuk perbukitan. Kala itu tepatnya pada 2019 terjadi dua kecelakaan truk. Kecelakaan pertama terjadi di bagian bawah dan yang kedua di bagian atas yang menyebabkan truk gandeng bermuatan sepeda motor terguling.

“Waktu mau perjalanan ke sini ada satu truk juga yang terguling, truk gandeng, dan dari itu yang di bawah ya mas, karena ini kan bukit-bukit. Yang di atas juga ada. Satu truk yang terguling yang membawa muatan sepeda motor ya,” jelas salah satu host pada kanal Youtube Kisah Tanah Jawa, Hao.

Legenda Batang

Video tersebut juga membahas legenda Kabupaten Batang yang berkaitan dengan Alas Roban. Hao menjelaskan Kabupaten Batang berawal pada masa pemerintahan Sultan Agung di Mataram, sekitaran Jogja. Pada saat itu Raden Bau Reksa sudah diangkat sebagai tumenggung. Raden Tumenggung Bau Reksa merupakan pemimpin pertama atau bupati di Kabupaten Kendal.

Pada saat itu Sultan Agung hendak menyerang Batavia yang diduduki oleh belanda/VOC. Ketika melewati jalur pantura, Tumenggung Bau Reksa diminta membantu dengan membuka daerah baru yang difungsikan sebagai lumbung padi atau pertanian untuk menanam padi.

Setelah mendapat perintah tersebut, Raden Bau Reksa mendatangi Alas Roban. Tempat itu pada zaman dahulu merupakan sebuah alas yang sangat luas. Saking luasnya, wilayah itu sampai mendekati daerah Pekalongan. Pada saat itu Raden Bau Reksa juga melakukan tapa poso ngalong yang menjadi asal-usul nama Kabupaten Pekalongan.

Ia merambah hutan alias mbabat alas yang merupakan pekerjaan sulit lantaran Alas Roban dihuni bangsa jin, siluman, dan lelembut.

“Di bagian Alas Roban Barat itu, beliau merambah hutan. Jadi, seperti mbabat alas. Membabat alas di sini. Tapi, lantas membabat alasnya itu kan enggak akan kita bayangkan mudah, mas. Karena di hutannya ini yang semula dihuni oleh bangsa jin, siluman, dan lelembut yang awalnya dia adem ayem aja di situ,” Jelas Hao.

Dia melakukan penebangan pohon untuk membuka lahan hingga ada prajuritnya yang mendapat serangan mendadak berupa sakit hingga meninggal dunia. Diduga hal itu terjadi akibat kemarahan makhluk halus di Alas Roban.

Pada akhirnya Raden Bau Reksa berkomunikasi dengan para penunggu tempat tersebut. Hasilnya, ia diberikan syarat untuk melakukan sedekah bumi dengan menyediakan sesaji hasil dari pertanian.

Sungai Keramat

Setelah membuka lahan, Raden Bau Reksa membuat bendungan untuk irigasi. Namun, bendungan yang dialiri air dari sungai keramat itu bukannya terisi air, tetapi malah susut.

Setelah diselidiki, aliran sungai itu terhalang batang kayu besar berukuran sekitar lima meter yang melintang. Kayu besar tersebut sulit dipindahkan hingga Raden Bau Reksa bersemedi untuk meminta petunjuk. Berkat kesaktiannya, batang kayu itu bisa dipindahkan dengan sekali angkat seperti diembat.

Tindakan tersebut dikenal dengan istilah ngembat watang yang menjadi asal-usul nama Batang, atau mbatang oleh orang Jawa pada 1628-an.

Sundel Bolong

Penampakan sundel bolong juga menjadi cerita legendaris soal Alas Roban. Konon, ada dua pemburu yang tidak sengaja melihat gadis cantik di tengah tempat itu. Ternyata gadis tersebut ialah sosok sundel bolong yang dipaku kepalanya.

Pohon Beringin Putih

Ada deretan pohon beringin putih di pinggir jalan Alas Roban yang konon dihuni makhluk halus yang disebut sesepuh. Banyak monyet liar yang berkeliaran di pohon tersebut, namun tidak bisa ditangkap.

Sendang keramat

Di sana juga terdapat mata air seperti sendang yang berukuran kecil. Pada mata air tersebut terdapat banyak gadis cantik yang tak kasat-mata.

“Jadi seperti sendang, tapi sendang kecil gitu dan banyak gadis cantik. Tapi, tidak kasat mata,” kata Hao.

Ki Janggut Putih

Di Alas Roban ada sepasang jin yang bernama Ki Janggut Putih dan Nyi Putih. Ki Janggut Putih memiliki jenggot panjang atau klamprah. Keduanya pernah mengatakan tidak akan mengganggu manusia jika tidak diusik.

Orang yang ingin bertemu mereka di Alas Roban harus memiliki tekad kuat dan tidak boleh takut. Mereka harus datang membawa minyak mistik untuk mengundang sepasang jin tersebut.

Tokoh masyarakat sekitar, Pak Tono menjelaskan jin itu bisa dimintai pertolongan, termasuk melunasi utang. Tetapi, jin itu meminta imbalan berupa tumbal seorang anak kandung, atau anak yang masih saudara si pemohon. Anak tersebut akan dijadikan teman di dunia kedua sosok sepasang suami istri tersebut. sumber